Hidayatullah.com–Botswana menjadi negara terbaru yang menyetujui penggunaan vaksin coronavirus Corbevax, dan juga berencana akan memproduksinya sendiri di dalam negeri pada 2026.
Hal itu diungkapkan miliarder biotek kelahiran Afrika Selatan Patrick Soon-Shiong, yang membuat pengumuman tersebut dalam kunjungan ke Botswana pada hari Senin (28/3/2022), lansir BBC.
Perusahaannya NantWorks bermitra dengan pemerintah Botswana untuk mendirikan pabrik vaksin, dan dia mengunjungi negara itu guna menandai dimulainya proyek tersebut.
Dalam lawatannya, Dr Soon-Shiong mengatakan bahwa dia sudah mengatur agar Botswana segera memperoleh 100 juta dosis vaksin Corbevax yang saat ini diproduksi di tempat lain.
Dia mengatakan vaksin berbasis protein itu sudah dinyatakan aman, ampuh menanggulangi setiap varian coronavirus dan sebanyak 10 juta dosis sudah disuntikkan ke lengan orang-orang, terutama di India dan Bangladesh.
Vaksin bebas paten itu, yang dikembangkan oleh peneliti-peneliti di Amerika Serikat, saat ini sedang diproduksi di India dan vaksin tidak memerlukan media penyimpanan berpendingin atau bersuhu rendah.
Saat ini, hanya 1% vaksin yang digunakan di Afrika yang diproduksi di benua tersebut, dan angka terbaru menunjukkan bahwa hanya 15% orang Afrika yang sudah memperoleh vaksinasi lengkap Covid-19.*