Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Membunuh Setengah Juta Ekor Lebah Madu 2 Bocah Dikenai Tuduhan Berlapis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Januari 2018 20:20 8:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Januari 2018 20:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi di Sioux City, Amerika Serikat, telah menangkap 2 bocah lelaki yang merusak sarang-sarang lebah milik peternak madu setempat.

Kedua bocah itu, masing-masing berusia 12 dan 13 tahun, dikenai tuduhan melakukan tindak kriminal berupa perusakan fasilitas peternakan, pencurian, tindak kriminal ringan namun berlebihan, serta kepemilikan alat-alat untuk mencuri. Oleh karena mereka masih di bawah umur, maka namanya tidak diungkapkan, lapor RT mengutip rilis pers kepolisian hari Rabu (17/1/2018).

Perusakan 50 sarang lebah di peternakan Wild Hill Honey di Sioux City, negara bagian Iowa, itu mengakibatkan setengah juta ekor lebah mati kedinginan hanya beberapa hari setelah Natal 2017.

“Mereka merobohkan setiap sarang lebah, menewaskan semua lebah. Mereka benar-benar menghabisi kami,” kata salah seorang pemilik peternakan, Justin Englehardt kepada Sioux City Journal bulan lalu.

Englehardt dan istrinya mendapati sarang-sarang lebah mereka rusak pada 28 Desember 2017, ketika akan membersihkan sarang lebah dari salju.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mereka (pelaku) membongkar gudang kami, mengambil dan mengeluarkan semua peralatan kami dan membiarkannya berserakan di salju, menghancur apa saja yang mereka bisa. Sepertinya tidak ada yang dicuri, tetapi semua yang ada disini divandalistis atau dihancurkan,” kata Englehardt.

Pemilik peternakan lebah madu itu mengatakan kerusakan akibat perbuatan kedua bocah vandal itu mencapai $60.000, dan menyebut tindakan itu “sama sekali tidak berperasaan.”

Pasangan Englehardt memulai bisnis peternakan lebah madu enam tahun silam. Mereka menghasilkan dan menjual senjdiri madunya.

Kasus itu sempat menarik perhatian publik dalam dan luar negeri. Polisi berhasil menangkap pelaku berkat informasi dari warga yang mengetahui kasus tersebut.

Oleh karena asuransi tidak menanggung kerusakan pada sarang madu, kejadian itu menghancurkan seluruh aktivitas peternakan. Akan tetapi, penggalangan dana sudah berhasil mengumpulkan lebih dari $30.000, dan sepertinya pasangan Englehardt akan memulai kembali usahanya pada musim semi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peneliti INDEF Ungkap Mengapa Ekonomi Indonesia Tak Bisa Lari
Tulisan selanjutnya IKADI: Pasal Ujaran Kebencian dan SARA Belum Jelas Ukurannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Berita
2 September 2026 15:07
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?