Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Kenya Melarang Penyembelihan Keledai

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Februari 2020 20:55 8:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Februari 2020 20:55
Bagikan
Keledai mengangkut air.
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Pertanian Kenya melarang penyembelihan keledai dan memerintahkan penutupan semua rumah jagal yang menyembelih hewan itu.

Peter Munya memberikan waktu kepada pemilik empat rumah jagal keledai yang ada di Kenya satu bulan masa transisi menjadi rumah jagal hewan ternak seperti sapi dan kambing. Menteri Munya mengatakan mereka yang tidak mengikuti aturan maka bisnisnya akan ditutup.

Pengumuman Munya itu disampaikan pada Senin malam (24/2/2020), setelah menggelar pembicaraan dengan sekelompok petani yang melakukan protes di luar kantor Kementerian Pertanian, lapor BBC.

Para petani mengatakan tingginya angka permintaan atas keledai mengakibatkan maraknya pencurian hewan tersebut.

Di kawasan pedesaan di Kenya, keledai merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Warga menggunakannya sebagai alat angkut ketika mengumpulkan kayu bakar dan mengambil air, serta untuk banyak kegiatan lain. Di sebagian kelompok masyarakat juga berlaku tabu mengkonsumsi daging keledai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ada kekhawatiran di Kenya bahwa populasi keledai di negara itu akan habis apabila tidak diambil tindakan tegas terhadap aktivitas penyembelihannya.

Diperkirakan saat ini sekitar 1.000 ekor keledai dijagal setiap hari di Kenya, dan apabila itu terus terjadi maka populasinya bisa nol dalam kurun 10 tahun.

Ekspor daging keledai ke China mendongkrak permintaan, sebab gelatin yang dibuat dari rebusan kulit keledai merupakan bahan esensial yang dipakai dalam produk-produk “ejiao” China, makanan kesehatan populer dan obat-obatan tradisional.

Ketika rumah jagal keledai pertama didirikan di Kenya pada tahun 2016, seekor keledai dijual sekita $50, tetapi kemudian harganya meroket menjadi $200, menurut laporan Africa Network for Animal Welfare belum lama ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Siap Gelar KUII VII Besok di Pangkal Pinang, Babel
Tulisan selanjutnya Puluhan Wanita Positif HIV di Afsel Dipaksa Sterilkan Kandungan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?