Hidayatullah.com– Peringatan bahwa sebuah patung baru Margaret Thatcher akan mengundang aksi protes lempar telur terbukti benar. Hanya dua jam setelah dipasang di kampung halamannya Grantham, hari Ahad (15/5/2022), patung itu langsung bau amis telur.
Patung perunggu itu, yang dipasang tanpa upacara peresmian, ditempatkan di atas alas setinggi 3m (10 kaki) untuk mempersulit orang membuat kerusakan.
Namun, tidak lama kemudian seorang pria tampak melemparkan sejumlah telur ke arah patung bekas perdana menteri Inggris itu. Begitu salah satu telur mengenai sasaran, terdengar teriakan “oi”.
Aksi lempar telur itu tidak mengejutkan bagi penduduk Grantham. Disamping membanggakan, sosok Margareth Thatcher bagi sebagian lain adalah sosok yang membuat orang sengsara akibat kebijakan-kebijakannya selama menjabat perdana menteri.
Setelah dipasang pada hari Ahad pagi yang hangat, sejumlah orang berhenti untuk berswafoto. Namun, cemoohan keras juga terdengar dari pengendara yang lewat, lapor The Guardian.
Patung tersebut, dibuat oleh pemahat Graham Jennings, awalnya dimaksudkan untuk diletakkan dekat dengan parlemen tetapi ditolak oleh Westminster Council pada 2018. Anggota-anggota dewan mengatakan patung itu terlalu cepat dibuat setelah kematiannya, pada tahun 2013.
Mereka juga akan menyadari tentang serangan pada 2002 atas patung marmer Thatcher yang terdapat di Guildhall Art Gallery, di London. Patung Itu dihajar dengan tongkat kriket dan dipenggal dengan batang logam dalam aksi yang disebut seorang pengunjuk rasa sebagai “tindakan humor satir”. Pengadilan memutuskan pelaku bersalah atas pengerusakan kriminal dan memenjarakannya selama tiga bulan.
Setelah penolakan oleh Westminster, patung itu ditawarkan kepada Grantham, dengan lobi-lobi yang diupayakan oleh Grantham Community Heritage Association (GCHA), sebuah badan amal pendidikan yang mengelola museum.
Upaya itu tidak mudah dan mulus, terutama karena ada rencana seremoni yang menelan biaya £100,000 untuk peresmiannya. Geram dengan hal itu, warga yang tidak setuju lewat sebuah grup Facebok mengusulkan “kontes lempar telur” yang menarik 13.000 peminat.
Rencana seremoni peresmian itu akhirnya dibatalkan dan patung dipasang pada Ahad pagi.
Pembukaan resmi patung itu oleh Public Memorials Appeal (PMA), dengan dana £300.000 yang dikumpulkan melalui sumbangan publik, akan dilakukan di kemudian hari, kata dewan kota tersebut.
Graham Jeal, seorang pengampu dari GCHA, mengatakan ada percakapan panjang di Grantham tentang pendirian tugu peringatan permanen untuk Thatcher.
Patung itu ditempatkan di St Peter’s Hill Green, dekat dengan museum dan situs toko kelontong milik keluarga Thatcher, bekas ruko yang dahulu tempat keluarga itu tinggal dan bekerja. Harapannya, wisatawan akan berbondong-bondong datang ke Grantham untuk lebih mengenal dan mempelajari sejarah mantan kepala pemerintahan wanita pertama Inggris yang berjuluk ‘Wanita Besi’ itu, yang bertahun-tahun mewarnai kancah politik nasional dan internasional.*