Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahasiswa Kulit Putih Tembak Mati 10 Orang di Supermarket New York

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Mei 2022 18:09 6:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Mei 2022 18:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang lelaki kulit putih berusia 18 tahun menembak mati 10 orang dan melukai 3 lainnya, hari Sabtu (14/5/2022), di sebuah supermarket di kawasan tempat tinggal orang kulit hitam di New York. Pihak berwenang menyebut serangan itu sebagai “kekerasan ekstremisme bermotif rasial”.

Sebelas dari 13 orang yang terkena tembakan adalah orang kulit hitam, kata aparat terkait. Dua lainnya berkulit putih. Rincian rasial korban mati tidak dipaparkan, lapor Reuters.

Aparat mengatakan tersangka, yang menggunakan senjata api model serbu, tampaknya bertindak sendirian. Dia berangkat menuju daerah Buffalo beberapa jam sebelum melancarkan serangan pada siang hari dan menyiarkannya secara langsung di media sosial Twitch, layanan streaming video milik Amazon.com.

Berkas pengadilan menyebut tersangka sebagai  Payton Gendron warga Conklin, sebuah kota kecil berpenduduk sekitar 5.000 oranng di daerah Southern Tier, negara bagian New York, dekat perbatasan dengan Pennsylvania.

Dia dijerat dakwaan pembunuhan tingkat pertama dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup tanpa peluang pembebasan dini bersyarat, kata John Flyn, jaksa distrik Erie County. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hakim memerintahkan Gendron ditahan tanpa diperbolehkan keluar tahanan dengan uang jaminan dan menjalani “pemeriksaan forensik”. Pemuda itu akan dihadirkan kembali di persidangan tanggal 19 Mei.

Media lokalme yebut Gendron adalah mahasiswa State University of New York’s Broome Community College delat Binghamton.

Dia nyaris bunuh diri sesaat sebelum polisi membujuknya agar menyerahkan diri dan meletakkan senjata, kata Komisioner Kepolisian Buffalo Joseph Gramaglia dalam paparan pers.

Pelaku sempat mendapat tembakan balasan dari seorang pensiunan polisi yang bekerja sebagai sekuriti di supermarket itu. Namun, dia tidak terluka karena mengenakan rompi anti peluru.

Petugas sekuriti itu merupakan satu dari 10 korban tewas, sembilan lainnya pelanggan toko.

Pensiunan petugas damkar Katherine Crofton mengatakan pelaku memulai aksinya di depan rumahnya yang terletak tidak jauh dari toko. Crofton mengaku melihat seorang wanita ditembak oleh pelaku ketika sedang memasuki toko, serta seorang wanita lainnya. Dia sendiri tiarap setika sedang memasukkan belanjaan ke dalam mobil karena khawatir kena tembak.

Agen khusus FBI Stephen Belongia, yang bertanggung jawab atas operasi lapangan di wilayah Buffalo, mengatakan kasus itu sedang diselidiki baik sebagai tindak kriminal bermotif kebencian maupun kekerasan ekstremisme bermotif rasial berdasarkan undang-undang federal.

Gambar tangkapan layar dari insiden yang disiarkan pelaku secara langsung lewat Twitch menunjukkan pelaku tampak berdiri di atas salah satu mayat korban di dalam toko.

Sebuah manifesto setebal 180 halaman, yang konon ditulis Gendron, beredar di media sosial. Manifesto itu memaparkan ‘The Great Replacement Theory’ – gagasan yang mengatakan bahwa orang kulit putih sedang digantikan oleh minoritas di Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Gubernur New York Kathy Hochul dalam konferensi pers semalam mengatakan senjata api yang dipakai oleh pelaku dibeli secara legal tetapi kemudian dimodifikasi secara ilegal guna meningkatkan kapasitas magasinnya, yang katanya bisa dengan mudah dibeli secara legal di Pennsylvania.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatekstremismekulit putihNew Yorkserangan rasialsupermarket
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Tidak Positif Soal Finlandia dan Swedia yang Ingin Gabung NATO
Tulisan selanjutnya Baru Saja Didirikan Patung Margareth Thatcher Dilempari Telur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?