Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis Konfirmasi 3 Kasus Pertama Cacar Monyet

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Mei 2022 16:39 4:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Mei 2022 16:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas kesehatan Prancis hari Senin (23/5/2022) mengkonfirmasi tiga kasus cacar monyet di negara itu sebagai bagian dari wabah virus yang mengkhawatirkan di luar Afrika.

Prancis mengkonfirmasi kasus pertama cacar monyet di wilayah Paris pada 20 Mei, dan pada hari Senin otoritas kesehatan Sante Publique mengatakan tiga kasus sejauh ini telah diidentifikasi, lansir RFI Selasa (24/5/2022).

Virus cacar monyet menyebar dengan mudah melalui aktivitas seksual dan kontak tetesan dari orang yang terkontaminasi dengan lesi kulit, serta melalui barang-barang yang dipakai bersama seperti tempat tidur dan handuk.

Virus ini biasanya menyebabkan demam yang kuat disertai menggigil dan nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ruam seperti cacar air di tangan dan wajah, serta lesi di wajah atau alat kelamin.

European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) memperingatkan bahwa wanita hamil dan orang dengan gangguan imunitas harus sangat waspada.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

ECDC merekomendasikan isolasi semua kasus sampai lesi benar-benar hilang. Masa inkubasi virus ini berlangsung selama lima hingga 21 hari.

Dalam evaluasi pertama wabah kali ini, ECDC mengatakan risiko kontaminasi pada populasi umum “sangat rendah”, meskipun tinggi pada orang yang memiliki banyak pasangan seksual.

Otoritas-otoritas kesehatan khawatir bahwa acara dan pesta besar musim panas ini dapat mempercepat penyebaran virus. 

World Health Organisation (WHO) mendorong perilaku seksual yang aman, kebersihan yang baik dan mencuci tangan secara teratur untuk meredam penularan.

WHO mengatakan wabah saat ini adalah “peristiwa yang sangat tidak biasa” dan fakta bahwa kasus terjadi di banyak negara berbeda menunjukkan bahwa virus itu kemungkinan telah menyebar secara diam-diam selama beberapa waktu.

Sebagian besar kasus yang dikonfirmasi belum dikaitkan dengan perjalanan ke Afrika. Diduga wabah kali ini disebabkan oleh aktivitas seksual pada dua pesta-pora baru-baru ini yang diadakan di Spanyol dan Belgia.

Banyak orang yang telah didiagnosis positif terjangkit virus cacar monyet adalah laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki alias homoseksual.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BelgiaCacar monyetEropahomoseksualhubungan seksPrancisSpanyolvirusWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penerapan Eksekusi Mati Naik di Tahun 2021 Seiring Pelonggaran Aturan Covid-19
Tulisan selanjutnya Tiga Tahun Penjara untuk Taipan Media Mesir Tersangka Kasus Seksual Panti Asuhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?