Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakistan Butuh Bantuan Internasional Jutaan Rakyatnya Kebanjiran Seribuan Orang Tewas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2022 14:43 2:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Agustus 2022 14:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pakistan meminta lebih banyak bantuan internasional setelah banjir memporak-porandakan negerinya. Jutaan orang terdampak banjir dan lebih dari seribu tewas sejak bulan Juni.

Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab dan lainnya sudah memberikan kontribusi membantu korban banjir monsun, tetapi lebih banyak bantuan masih diperlukan kata pejabat Kementerian Dalam Negeri Pakistan Salman Sufi kepada BBC Ahad (28/8/2022).

Dia mengatakan pemerintah Pakistan melakukan segala upaya untuk membantu rakyat.

Di barat laut negara itu, ribuan orang meninggalkan rumah mereka setelah sungai-sungai di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa meluap, menyebabkan banjir bandang yang dahsyat.

“Rumah yang kami bangun dengan kerja keras bertahun-tahun tenggelam di depan mata kami,” kata Junaid Khan, 23, kepada kantor berita AFP. “Kami duduk di tepi jalan dan menyaksikan rumah-rumah impian kami tenggelam.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Provinsi Sindh di bagian tenggara negara itu juga terkena dampak parah. Ribuan orang mengungsi dari rumah mereka.

Sufi mengatakan negaranya sangat membutuhkan lebih banyak dukungan internasional.

“Pakistan berjibaku dengan masalah ekonomi tetapi sekarang tepat ketika kami akan bangkit mengatasinya, bencana monsun melanda,” katanya.

Pendanaan untuk banyak proyek pembangunan telah dialihkan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir, imbuhnya.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan 33 juta orang terdampak banjir – sekitar 15% dari populasi negara itu.

Dia mengatakan kerugian yang disebabkan oleh banjir musim ini sebanding dengan yang terjadi pada banjir tahun 2010-11, yang dikatakan sebagai banjir terburuk yang pernah tercatat.

Para pejabat di negara itu menyalahkan perubahan iklim sebagai penyebab bencana itu.

Namun, perencanaan pemerintah daerah yang buruk juga disebut-sebut juga menjadi faktor yang memperburuk situasi banjir di masa lalu. Pasalnya, tidak sedikit bangunan didirikan di daerah yang rawan banjir musiman.

Wilayah Pakistan dan Bangladesh rawan banjir terutama di musim angin muson yang banyak membawa awan hujan ke kawasan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:banjirmonsunmusonPakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polri Siap Buka Kembali Kasus KM 50? Pengacara Laskar FPI: Kami Optimistis dan Realistis
Tulisan selanjutnya Said Didu: Sejak Geng Sambo Terungkap, Serangan Buzzer Berkurang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?