Hidayatullah.com– Pakistan meminta lebih banyak bantuan internasional setelah banjir memporak-porandakan negerinya. Jutaan orang terdampak banjir dan lebih dari seribu tewas sejak bulan Juni.
Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab dan lainnya sudah memberikan kontribusi membantu korban banjir monsun, tetapi lebih banyak bantuan masih diperlukan kata pejabat Kementerian Dalam Negeri Pakistan Salman Sufi kepada BBC Ahad (28/8/2022).
Dia mengatakan pemerintah Pakistan melakukan segala upaya untuk membantu rakyat.
Di barat laut negara itu, ribuan orang meninggalkan rumah mereka setelah sungai-sungai di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa meluap, menyebabkan banjir bandang yang dahsyat.
“Rumah yang kami bangun dengan kerja keras bertahun-tahun tenggelam di depan mata kami,” kata Junaid Khan, 23, kepada kantor berita AFP. “Kami duduk di tepi jalan dan menyaksikan rumah-rumah impian kami tenggelam.”
Provinsi Sindh di bagian tenggara negara itu juga terkena dampak parah. Ribuan orang mengungsi dari rumah mereka.
Sufi mengatakan negaranya sangat membutuhkan lebih banyak dukungan internasional.
“Pakistan berjibaku dengan masalah ekonomi tetapi sekarang tepat ketika kami akan bangkit mengatasinya, bencana monsun melanda,” katanya.
Pendanaan untuk banyak proyek pembangunan telah dialihkan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak banjir, imbuhnya.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan 33 juta orang terdampak banjir – sekitar 15% dari populasi negara itu.
Dia mengatakan kerugian yang disebabkan oleh banjir musim ini sebanding dengan yang terjadi pada banjir tahun 2010-11, yang dikatakan sebagai banjir terburuk yang pernah tercatat.
Para pejabat di negara itu menyalahkan perubahan iklim sebagai penyebab bencana itu.
Namun, perencanaan pemerintah daerah yang buruk juga disebut-sebut juga menjadi faktor yang memperburuk situasi banjir di masa lalu. Pasalnya, tidak sedikit bangunan didirikan di daerah yang rawan banjir musiman.
Wilayah Pakistan dan Bangladesh rawan banjir terutama di musim angin muson yang banyak membawa awan hujan ke kawasan itu.*