Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ingin Bunuh Diri, Kata 48 Persen Remaja LGBTQ Jepang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 November 2022 08:02 8:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 November 2022 08:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Remaja usia belasan tahun di Jepang yang mengidentifikasi dirinya sebagai lesbian, gay, biseksual, transgender dan sejenisnya (LGBTQ), sebanyak 48 persen memikirkan untuk bunuh diridan 14 persen beusaha menghilangkan nyawa mereka sendiri tahun lalu. 

Demikian menurut sebuah suvei daring yang dilakukan pada bulan September oleh ReBit, sebuah organisasi nirlaba untuk membantu anak muda yang memiliki kecenderungan seksual tidak normal alias menyukai sesama jenis atau merasa dirinya terperangkap di tubuh gender yang salah. Survei melibatkan 2.600 responden berusia antara 12 dan 34.

“Kalangan minoritas seksual sudah tercakup dalam kebijakan pemerintah untuk pencegahan bunuh diri dan sokongan bagi mereka yang merasa kesepian dan terisolasi. Namun, mereka umumnya masih belum mendapatkan perhatian di tingkat wilayah prefektur dan daerah,” kata Mika Yakushi, ketua ReBit. “Kita perlu memberikan bantuan secara menyeluruh,” imbuhnya.

Ketika ReBit membandingkan jawaban para remaja yang diberikan dalam survei nasional perihal kesadaran tentang isu bunuh diri yang dilakukan oleh Nippon Foundation tahun 2021, persentase mereka yang mempertimbangkan untuk bunuh diri dan yang berusaha bunuh diri tahun lalu angkanya tiga atau empat kali lebih tinggi di kalangan minoritas seksual (LGBT).

Survei baru oleh ReBit itu juga menunjukkan bahwa 29 persen remaja LGBTQ+ sering atau selalu merasa kesepian.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Angka itu kontras dengan jawaban atas pertanyaan serupa yang diberikan oleh kelompok usia 16-19 tahun dalam survei Sekretariat Kabinet tahun lalu, yang menunjukkan hanya 3 persen, lapor Asahi Shimbun (11/11/2022).

Survei ReBit mendapati bahwa responden mulai merasakan ada yang berbeda dengan seksualitasnya rata-rata di usia 14,3 tahun. Kebanyakan dari mereka pertama kali mengungkap dirinya sebagai LGBTQ+ ke orang lain saat berusia 18,5 tahun.

Temuan itu mengindikasikan banyak anak remaja kesulitan membicarakan perihal seksualitas di masa mereka pelajar SMP atau SMA.

Hasil survei dipublikasikan bertepatan dengan Spirit Day 20 Oktober, yang awalnya diadakan di Amerika Serikat menyusul insiden bunuh diri seorang gay akibat perundungan dan insiden lainnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bunuh dirigayhomoseksualJepanglesbianLGBTQSeksualitas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir, Ethiopia dan Nigeria Negara Terpadat Penduduknya di Benua Afrika
Tulisan selanjutnya (Video) Rumah Tempat Kelahiran Ayatollah Ruhollah Khomeini Dibakar Massa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?