Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Takut Diringkus, Ehud Barak Batal ke Perancis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Juni 2010 12:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak membatalkan rencananya untuk mengunjungi pameran penjualan senjata di Perancis pada menit-menit terakhir, setelah aktivis Freedom Flotilla yang selamat mengatakan akan menyeret pejabat Zionis itu ke pengadilan sebagai penjahat perang.

Para aktivis asal Perancis akan memasukkan tuntutan hukum terhadap Israel ke Mahkamah Internasional di Den Haag. Mereka meminta agar polisi Perancis menangkap Barak setibanya di bandara udara.

Salah seorang jurubicara aktivis, Lilian Glock, kepada para reporter mengatakan, “Saya berbicara atas nama sekelompok pengacara internasional yang akan pergi ke Mahkamah Internasional membawa kasus serangan Israel atas kapal-kapal kemanusian, yang tanpa diragukan lagi merupakan kejahatan perang dan untuk menjustifikasi tindakan kami ke Mahkamah Internasional.”

“Israel harus menghentikan ketegangan berdarah ini dan satu-satunya solusi adalah hukum internasional. Kami ingin menghentikan Israel dan menghukum para pemimpin yang berpartisipasi dalam kejadian itu. Tindakan kami ditujukan kepada orang-orang tertentu, terutama para pemimpin, dan mereka yang melaksanakan perintah, karena tidak mustahil (mereka) bersembunyi di belakang garis komando. Para aktivis perdamaian yang membawa barang-barang penting ke Gaza dilindungi oleh Resolusi DK PBB 1860 yang mengecam blokade, yang oleh karenanya para aktivis tidak melanggar hukum,” tambah Glock, seperti dikutip Pusat Media Timteng (13/6).

Sebenarnya Barak menolak untuk membatalkan perjalanannya ke Perancis, karena dia dijadwalkan meresmikan lapak Israel dalam pameran perdangan senjata Eurosatory, yang dibuka pekan ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pameran perdagangan senjata itu sendiri dihujani kritik aktivis perdamaian Eropa, karena acara itu merupakan “perdagangan kematian” yang diikuti para pemasok senjata.

Beberapa tahun lalu para aktivis membeli sebuah tank dan berusaha mengendarainya menuju lokasi pameran untuk mengacaukan acara tersebut. Sejak itu tingkat keamanan di lokasi pameran diperketat.

Pada pameran senjata dua tahun lalu, Fox News melaporkan, lapak negeri Zionis menampilkan wanita berbusana tipis yang membawa senjata kebanggaan perusahaan-perusahaan Israel, yang akan dijual ke pasar internasional.

Dalam perjalanan terakhirnya ke Paris, Ehud Barak dikritik pengawas anggaran, karena menghambur-hamburkan uang ketika menghadiri Paris Air Show 2009. Menurut laporan keuangan perjalanan tersebut, Barak menyewa kamar di hotel-hotel termahal, tapi sepertiganya tidak dipakai. Pengawas menemukan 254.000 dollar dihabiskan untuk membayar kamar kosong dan pengeluaran sia-sia lainnya. [di/imc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jabar Juara Umum MTQ XXIII
Tulisan selanjutnya Amr Mousa di Gaza: Blokade Harus Segera Dihentikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?