Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

100 Janda Nikah Massal Perdagangan Pun Terhenti

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2012 17:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Selasa 15 Mei 2011 bisa jadi menjadi hari bersejarah bagi sebagian warga kota Kano di Negeria, sehubungan dengan nikah massal pertama yang digelar di daerah itu sehingga menyedot perhatian penduduk.

Pagi hari ratusan ribu orang di kota yang terletak di sebelah utara Nigeria tersebut menyaksikan pernikahan 100 janda beserta pasangan mereka. Akibatnya, kegiatan perdagangan di kota itu pun sempat terhenti.

Pernikahan di gelar di Istana Amir Kano. Imam besar Masjid Agung Kano Profesor Sani Zaharuddin memimpin upacara pernikahan yang juga dihadiri oleh Amir Kano, Ado Bayero.

Pernikahan massal ini merupakan prakarsa Amir Kano, yang ingin mempromosikan nilai keutuhan keluarga di tengah-tengah meningkatnya perceraian di Nigeria.

Para calon pasangan baru ini lebih dulu mendapat bimbingan pernikahan. Para pria yang mengikuti program nikah massal ini diharuskan berkomitmen untuk mempertahankan perkawinan dan mereka tidak boleh bercerai tanpa ada persetujuan dari Badan Hisbah –lembaga pemerintah yang menangani urusan sosial.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Badan Hisbah adalah lembaga yang mengurus penyelenggaraan nikah massal ini. Lembaga ini juga yang menyeleksi kesehatan para mempelai, untuk memastikan bahwa pasangan yang menikah tidak mengidap penyakit berbahaya, termasuk HIV/AIDS.

Direktur Jenderal Badan Hisbah Alhaji Abba Sufi mengatakan, hari pernikahan seratus janda itu merupakan hari yang paling membahagiakan dalam hidupnya, lansir media Nigeria, Punch (16/05/2012).

Menurut keterangan Sufi, seratus pasangan lain akan menyusul dalam pernikahan massal gelombang selanjutnya.

Tidak kurang dari 1.800 lembar formulir dibagikan kepada warga, dan 100 di antaranya dipilih untuk mengikuti acara nikah massal tersebut.

Di antara pasangan yang menikah, terdapat dua orang mantan penganut Kristen yang kini telah memeluk Islam. Salah satu dari mereka bernama Isah Brakar, yang berasal dari Langtang, negara bagian Plateau.

Pasangan yang kebanyakan kaum dhuafa tersebut tidak membayar sepeserpun untuk pernikahannya. Semua biaya ditanggung pemerintah.

Selain dibayarkan maharnya, setiap pasangan mendapat bantuan 100.000 naira untuk membeli perabotan.

Sejumlah 20.000 naira lainnya diberikan kepada para istri, yang diperuntukan membuka usaha agar mereka dapat memiliki sumber penghasilan dan membiayai kehidupan perkawinannya.

Seorang ulama terkemuka yang juga pengusaha sukses setempat Ishsyaku Rabiu, menyumbang 1 juta naira untuk membayar mahar semua pasangan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:nikahold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hanya di Amerika: Usia 18 Bulan Dianggap Teroris!
Tulisan selanjutnya Italia Sita Harta Keluarga Qadhafi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?