Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Para Agen Badan Anti-Narkoba Amerika Berpesta Seks Didanai Gembong Narkoba

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Maret 2015 15:24 3:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Maret 2015 15:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para agen yang bertugas di lembaga penegakan hukum khusus kejahatan yang berkaitan dengan narkoba Amerika Serikat, Drug Enforcement Administration (DEA), dikabarkan mengikuti pesta-pesta seks yang didanai oleh para gembong besar kartel narkotika dan obat-obat terlarang.

Laporan federal yang dirilis hari Kamis (26/3/2015) memaparkan sejumlah kasus kelakuan bejat para aparat penegak hukum lembaga anti-narkoba Amerika Serikat, DEA, serta beberapa lembaga penegak hukum AS lainnya.

Laporan itu menyebutkan bahwa sejumlah kasus bahkan tidak diproses atau diselidiki lebih lanjut atau tidak dilaporkan sama sekali, lansir BBC.

Dalam satu bagian laporan itu dipaparkan bagaimana agen-agen DEA menghadiri pesta-pesta seks dengan para pelacur yang digelar oleh gembong-gembong kartel narkoba di sebuah negara asing.

Laporan itu tidak menyebutkan nama negara yang dimaksud. Namun, seorang petugas penegak hukum federal mengatakan kepada Associated Press bahwa pesta seks tersebut berlangsung di Colombia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut laporan tersebut, pesta-pesta seks itu dilakukan di sebuah kantor yang disewa pemerintah, di mana laptop dan telepon genggam milik para aparat hukum Amerika itu berada.

Namun, penyelidik (internal) di DEA pada saat itu tidak melaporkan kasus tersebut, karena mereka “tidak percaya” para agen khusus itu berani melakukan tindakan yang sangat berisiko tinggi tersebut.

Parahnya, laporan itu juga menyebutkan bahwa para agen Amerika itu dihujani dengan uang, hadiah-hadiah mahal dan bahkan senjata api.

Tujuh agen DEA yang mengaku ikut melakukan tindakan bejat itu telah dijatuhi hukuman berupa skor berkisar antara dua hingga 10 hari. Satu orang dinyatakan tidak bersalah.

Seorang pejabat DEA mengatakan kepada petugas penyelidik bahwa “prostitusi dinggap sebagai bagian dari budaya lokal dan ditoleransi di daerah-daerah tertentu yang disebut ‘zona toleransi’.”

Kelakuan bejat lain yang dilakukan penegak hukum Amerika termasuk melakukan pendekatan seksual yang tidak diinginkan oleh orang lain (targetnya), melakukan hubungan seks antara instruktur pelatihan dan peserta didiknya, serta hubungan antara atasan dengan anak buahnya.

Laporan itu dibuat berdasarkan hasil investigasi dari tahun 2009 sampai 2012 atas badan-badan atau lembaga penegak hukum dan keamanan pemerintah Amerika Serikat termasuk FBI, DEA, US Marshals Service, serta Bureau of Alcohol, Tobacco, Firearms and Explosives.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Anak Inggris Usia Awal Sekolah Tak Mampu Berkomunikasi
Tulisan selanjutnya genosida Srebrenica Kisah Sang Anak Difilmkan, Wanita Bosnia Korban Perkosaan Saat Perang Bersedia Bertemu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?