Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jenderal Muhammadu Buhari Menang Pilpres Nigeria Kalahkan Incumbent Goodluck Jonathan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 April 2015 21:34 9:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 April 2015 21:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Muhammadu Buhari terpilih sebagai presiden Nigeria yang baru melalui pemilihan umum, mengalahkan presiden berkuasa Goodluck Jonathan dalam pesta demokrasi yang dianggap bersejarah di negara Afrika itu.

Muhammadu Buhari, seorang Muslim, unggul dalam pemilihan presiden Nigeria dengan 15,4 juta suara, mengalahkan Goodluck Jonathan, seorang Kristiani yang rajin pergi ke gereja dan selalu tampil dengan topi fedora khasnya, yang meraih 12,9 juta suara.

Kemenangan Buhari dalam pilpres ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi Nigeria. Pasalnya, Buhari adalah kandidat asal partai oposisi yang pertama memenangi pemilihan presiden. Di Nigeria, sebelumnya tidak pernah ada presiden yang sedang berkuasa dikalahkan lewat pemilu, dan kekuasaan biasanya berpindah lewat kudeta.

Dalam pidato menyambut kemenangannya hari Rabu (1/4/2015), Buhari yang berasal dari partai All Progressive Congress (APC) mengatakan bahwa Jonathan adalah “lawan yang layak” dan dia mengulurkan “tangan persahabatan” kepada politisi dari People’s Democratic Party (PDP) itu.

Kepada para pendukungnya yang berkumpul di markas partai APC, Buhari berkata, ”Kita telah membuktikan kepada dunia bahwa kita adalah bangsa yang telah merengkuh demokrasi. Kita telah meninggalkan bentuk negara satu partai.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kalian, rakyat Nigeria, telah menang. Rakyat telah menunjukkan kecintaannya terhadap bangsa ini dan keyakinannya pada demokrasi,” kata Buhari seperti dikutip BBC.

Pada hari Selasa (31/3/2015), Jonathan dalam pernyataannya mengatakan, “Saya menjanjikan negara pemilu yang bebas dan adil. Saya telah menunaikan janji itu.”

Meskipun kalah, Jonathan mengajak para pendukungnya untuk tetap tenang. Dia mengatakan bahwa persatuan dan stabilitas negara lebih penting dari pada yang lainnya.

Muhammadu Buhari adalah seorang jenderal Muslim berusia 72 tahun asal daerah utara Nigeria. Dia merupakan penguasa militer dari tahun 1984 hingga 1985, dan disingkirkan melalui kudeta. Buhari dipandang sebagai jenderal yang tidak mempan disuap, tetapi juga dituding melakukan pelanggaran HAM. Soal kedisiplinan jangan diragukan, sebab dulu kala dirinya berkuasa, para pegawai negeri yang datang terlambat harus melakukan skotjam alias lompat katak. Buhari lolos dari maut ketika menjadi target percobaan pembunuhan yang diduga kuat dilakukan kelompok Boko Haram.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Berupaya Akhiri “Petualangan” Iran di Yaman [2]
Tulisan selanjutnya Gara-Gara Kedinginan Pakai Rompi, Presiden Bolivia Pecat Menteri Pertahanannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?