Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Ajak Negara-Negara Islam Ciptakan Ukhuwah Dalam Aksi Nyata

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 April 2016 06:42 6:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 April 2016 06:42
Bagikan
Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan menekankan pentingnya memperhatikan berbagai tehnis pengembangan dan kebangkitan Umat Islam, dan menerjemahkan hubungan ukhuwah antar negara-negara Muslim secara konkrit.

“Kita, negara-negara Muslim wajib memperhatikan dan fokus dalam menciptakan perkembangan dan kemajuannya. Hubungan persaudaraan dan persahabatan antar negara-negara Muslim hendaknya tidak terbatas pada omongan belaka, melainkan harus  dilakukan secara konkrit dalam aksi-aksi nyata,” ujar Erdogan dilansir turkpress.co,  berbahasa Arab, Kamis (14/04/2016).

Pernyataan itu disampaikan Erdogan pada pidato pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ke-13 yang  diprakarsai oleh Turki sebagai tuan rumah, dimana Erdogan menyinggung betapa pentingnya saling mendukung antar negara-negara Muslim demi membela dan membantu kaum Muslimin yang terjajah dan teraniaya diberbagai belahan dunia.

Erdogan juga menjelaskan negara-negara Muslim wajib mencari sendiri solusi untuk menghadapi teroris secara mandiri tanpa harus bergantung dengan pihak-pihak asing.

Pasukan-pasukan asing senantiasa melakukan intervensi di negara-negara Muslim untuk menguras minyak dengan topeng perang melawan teroris.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Erdogan menekankan pentingnya memerdekan Masjid Aqsha dan mengingatkan kembali bahwa sebab utama dibentuknya Organisasi Kerjasama Islam pada awalnya adalah sebagai respon atas pelecehan terhadap Masjid Aqsha.

Erdogan Mengatakan, “Kita wajib bekerja keras untuk memerdekakan tanah haram ketiga umat Islam ini, karena pada tahun 1969 didirikannya Organisasi Kersama Islam ini dengan latar belakang pelecehan terjadap Al-Aqsha. Tapi meski sudah berumur setengah abad sejak didirikan organisasi ini namun nyatanya belum ada aksi-aksi konkrit yang dapat kita lihat di lapangan untuk dapat mengusir penjajahan terhadap Al-Aqsha. Kita wajib bekerja keras untuk mewujudkan Palestina merdeka dan mandiri, serta terbebas dari berbagai penindasan.”

Sejarah OKI: Awalnya Masjid Al Aqsha Dibakar Kristen dan Yahudi

Erdogan mengingatkan bahwa permasalahan pertama yang harus kita kaji dan kita selesaikan adalah fitnah sektarian.

“Fitnah sektarian harus menjadi prioritas untuk kita selesaikan. Semua kita Muslim, jadi sudah tidak seharusnya kita mengatakan saya sunni dan  kamu syiah. Karena saya Muslim, sebagaimana ada 1,7 milliar Muslim diseluruh dunia.”

Erdogan menyinggung bahwa Eropa menerapkan standar ganda terkait siasat  perang melawan teroris.

“Sangat disayangkan bahwa negara-negara Barat selalu menggunakan standar ganda terkait perang melawan teroris. Pada KTT Keamanan Nuklir (Nuclear Security Summit) mereka banyak bicara terkait operasi-operasi teroris yang terjadi di Paris dan Brussels, tapi tidak sedikitpun mereka menyinggung serangan teroris yang terjadi di Istambul, Ankara dan Lahore.”

Erdogan juga menyebutkan tidak ada yang mewakili kaum Muslimin di dewan keamanan PBB, padahal 25 persen dari penduduk bumi ini adalah kaum Muslimin.

Erdogan mengatakan, “Sekarang dunia sudah berubah, dalam rangka mewujudkan dunia yang berkeadilan, kita  Kita harus menyerukan restrukturisasi Dewan Keamanan PBB, dan kita harus optimis dengan usulan ini, kalau kita pesimis maka kondisi umat Islam akan begini terus dan tidak akan berubah. Jangan lupa bahwa Umat Islam mewakili 1/4 penduduk bumi, dan tidak ada yang mewakili kita di Dewan Keamanan PBB. Kok bisa!?”

Dalam pidatonya, Erdogan mengusulkan untuk menyelenggarakan KTT Khusus Untuk Muslimah yang bermarkaz di Istambul, agar kaum Muslimah dapat mengkaji berbagai permasalahan dan problematika yang mereka hadapi. “Saya mengusulkan untuk menyelengarakan berbagai muktamar dan KTT khusus untuk perempuan Muslimah. Karena wanita Muslimah memiliki permasalahan dan problematikanya sendiri yang mana mereka lebih memahaminya ketimbang kita kaum lelaki, sehingga sudah sangat tepat jika mereka sendiri yang mengkajinya, dan bukan kita. Seperti apapun kita mencoba untuk memahami problematika dan kesulitan-kesulitan mereka maka kita tidak akan dapat memahaminya seperti mereka,” pungkasnya.*/Kivlein Muhammad

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Erdogan UkhuwahNegara TurkiOKIOrganisasi Kerjasama IslamRecep Tayyip Erdogan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya rehabilitasi narkoba Mensos: Narkoba Lebih Mengerikan dari Terorisme
Tulisan selanjutnya Peneliti: Rokok Jadi Perangkap Kemiskinan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?