Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Karena Pakai Jilbab dan Sebut Allah, Suami Istri Diusir dari Pesawat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2016 08:43 8:43 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Agustus 2016 08:15
Bagikan
Faisal dan Nazia Ali, diusir dari pesawat karena berjilbab
Bagikan

Hidayatullah.com–Hanya karena memakai jilbab dan menyebut kata Allah, sepasang suami istri dari Ohio, Amerika Serikat (AS) diarahkan keluar dari pesawat yang siap berangkat, setelah awak pesawat mengadu tidak nyaman dengan penampilan mereka, dalam satu kejadian baru- baru ini.

Lebih memperburuk keadaan bagi pasangan Faisal dan Nazia Ali, insiden pada 26 Juli lalu itu menyaksikan kapten pesawat Delta Airlines, enggan memberangkatkan penerbangan dari Paris ke Kentucky sehingga kedua pasangan beragama Islam ini diusir keluar pesawat.

Sebagaimana diberitakan The Independent, Jumat (05/08/2016), Faisal Ali dan Nazia Ali telah berada di dalam pesawat Delta Air Lines selama 45 menit, menunggu tinggal landas, saat mereka diperintahkan keluar dari pesawat.

Sementara di luar pesawat, polisi Prancis telah menanti. Kedua pasangan itu mengaku ketakutan.

“Saya takut, beberapa pria mengambil foto paspor kami dengan ponsel mereka,” kata Nazia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Metro.co.uk melaporkan, pasangan itu terlebih dahulu diinformasikan seorang kru pesawat bahwa ada seorang dari rekannya telah menginformasikan rasa kurang senang akan kehadiran mereka kepada kapten pesawat.

Menurut sang pelapor, dia rasa kurang senang dengan jilbab yang dipakai Nazia dan tindakan pasangan berkenaan menyebut kata Allah, selain menuduh Faisal telah mencoba menyembunyikan ponselnya.

Setelah dikeluarkan, mereka kemudian mengklaim diinterogasi dengan cara yang kasar oleh otoritas Prancis sehingga mereka akhirnya diizinkan naik penerbangan ke AS keesokan harinya.

Setibanya di AS, mereka juga masih harus diinterogasi yang sama oleh petugas imigrasi di bandara Amerika. Saat mereka bertanya apa yang salah, petugas mengatakan: “Anda tidak berbuat kesalahan, sayangnya seperti inilah dunia sekarang.”

Kejadian yang dialami pasangan ini adalah fakta yang dihadapi masyarakat dunia, khususnya Negara Barat yang dikenal bangga dengan penghormartan hak asasi dan kebebasan.

“Kejadian ini agak memalukan, kami diperlakukan seperti penjahat. Anda tidak dapat melakukan ini kepada kami. Sebagai perusahaan penerbangan internasional, Anda seharusnya lebih berpendidikan dan tidak membuat asumsi berdasarkan penampilan, “kata Nazia.

Pasangan itu bagaimanapun bernasib baik karena pihak Delta Airlines setuju untuk membayar akomodasi mereka selama semalam di sebuah hotel dekat selain siap memberikan pembayaran kembali tiket yang dibayar secara penuh.

Disangka Wanita Muslim, Biarawati Diusir dari Pesawat

Kasus kali ini menambah panjang daftar pengusiran penumpang Muslim oleh maskapai AS.

April lalu, seorang wanita Muslim diusir dari pesawat maskapai Southwest Airlines di bandara Chicago setelah meminta tukar tempat duduk. Alasan maskapai, wanita itu diusir karena membuat pramugari “tidak nyaman.”

Sebelumnya pada Maret, keluarga Muslim yang terdiri dari lima orang digiring keluar dari pesawat United Airlines karena penampilan mereka.

Padahal saat itu, seorang dari mereka hanya bertanya soal sabuk keselamatan bagi anak-anak. Kemudian pilot meminta mereka meninggalkan pesawat dengan “alasan keamanan.”

Dewan Hubungan Islam-Amerika, CAIR, mengeluhkan peristiwa diskriminatif ini kepada Delta.
“Dengan menganggap tindakan yang sederhana dan normal sebagai sesuatu yang menakutkan dan mengancam, jelas bahwa Tuan dan Nyonya Ali diperlakukan buruk karena penampilan dan nama Muslim mereka,” kata pengacara CAIR, Sana Hassan.

Juru bicara Delta Air Lines Morgan Durrant mengatakan bahwa maskapai mereka tidak mendukung diskriminasi terhadap penumpang.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kekerasan Anak MarakPenegak Hukum Jangan Ragu Jatuhkan Hukuman Maksimal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Permainan Digital Dinilai Bikin Anak Anti Sosial
Tulisan selanjutnya Kekerasan Anak Marak, Penegak Hukum Jangan Ragu Jatuhkan Hukuman Maksimal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?