Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Donald Trump Tepilih, Israel Langsung Tagih Janji

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 November 2016 15:26 3:26 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 November 2016 15:26
Bagikan
Donald Trump dan Benyamin Netanyahu
Bagikan

Hidayatullah.com—Terpilihnya Donald Trump menjadi pemenang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) presiden di Amerika Serikat (AS) membuat sekutunya Israel gembira. Negara penjajah Palestina ini bahkan menagih janji Trump saat kampanye.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Rabu, mengucapkan selamat kepada presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, dan menyebutnya sebagai teman sejati dari Israel. Netanyahu mengatakan percaya persekutuan kedua negara itu tumbuh lebih kuat.

“Kami akan bekerja sama untuk memajukan keamanan, stabilitas dan perdamaian di wilayah kami. Hubungan yang kuat antara AS dan Israel di dasarkan pada nilai-nilai kebersamaan, kepentingan bersama, dan tujuan bersama,” kata Netanyahu seperti dikutip dari Washington Post, Rabu (9/11/2016).
Dalam pernyataan disiarkan kantornya, Netanyahu merujuk kepada Trump sebagai “teman sejati negara Israel”, dan berharap bisa membawa hubungan dengan Amerika Serikat ke “tingkat tinggi baru” selama masa pemerintahan Trump.

“Kami akan bertindak bersama guna memajukan keamanan, kestabilan dan perdamaian di wilayah kami,” kata Netanyahu. Ia menambahkan, ikatan kuat Israel dengan Amerika Serikat dilandasi atas “kepentingan timbal-balik”.

Nenyatahu menahan diri dari mensahkan calon mana pun selama kampanye presiden Amerika Serikat baru-baru ini. Ia mengadakan dua pertemuan terpisah dengan kedua calon tersebut di New York.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selama kampanyenya, Trump memihak kepada Israel dan berikrar mengakui Yerusalem Timur sebagai bagian dari ibu kota Israel. Israel menduduki wilayah kebanyakan dihuni orang Palestina itu pada 1967 dan belakangan mencaploknya dalam tindakan tidak pernah diakui masyarakat dunia.

Trump mengalahkan pesaingnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, dalam persaingan ketat untuk masuk Gedung Putih.

Lembaga penyiaran utama Amerika Serikat memproyeksikan Trump meraih lebih dari 270 suara elektoral yang diperlukan untuk menjadi presiden Amerika Serikat, sementara Clinton telah mengakui kekalahannya.

Sementara itu, Presiden terpilih Donald Trump dikabarkan mengundang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk bertemu dengannya di Gedung Putih, Washington.

Jilat Yahudi, Calon Presiden AS Donald Trump Janji Menekan Palestina Akui Israel

Menurut sejumlah pejabat Israel, undangan itu disampaikan Trump dalam pembicaraan melalui telepon pada Rabu petang.

Trump mengundang Netanyahu untuk melakukan pertemuan dengannya di Amerika Serikat “begitu ada kesempatan”.

Sebelumnya pada Rabu, Netanyahu menyebut Trump sebagai “sahabat sejati Amerika bagi Israel”, dan mengatakan ia berharap dapat “terus memperkuat ikatan unik antara kedua negara kita dan membawa (ikatan ini) ke tingkat yang lebih tinggi.”

Sementara Wali Kota Yerusalem Nir Barkat bersorak “Mazel Tov, Bapak Presiden!” di akun Twitternya. Ia pun kemudian mengingatkan Trump akan janjinya yang akan memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke ibukota yang diklaim Israel, Yerusalem. AS tidak mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel karena menunggu negosiasi penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina.

Sedangkan Wakil Menteri Luar Negeri Tzipi Hotovely, diplomat top Israel, menimpali bahwa ia ingin Trump untuk memenuhi sumpah kampanyenya untuk mengakui Yerusalem. “Itu akan menjadi sebuah langkah bersejarah yang penting,” katanya.

Netanyahu telah berulang kali mengatakan bahwa ia bersedia merundingkan kesepakatan perdamaian jika pembicaraan didasarkan pada penyelesaian dua-negara. Namun, ia menarik kembali kompromi yang disepakati oleh para pendahulunya dan terus memperluas permukiman Yahudi di Tepi Barat, demikian dikutip Reuters.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benyamin NetanayuDonald TrumpisraelPresiden Amerika SerikatyahudiYerussalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas Islam Ingatkan Presiden untuk Serius Proses Hukum Ahok
Tulisan selanjutnya Bersyukur Ada MUI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?