Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Bersyukur Ada MUI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 November 2016 15:35 3:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 November 2016 15:35
Bagikan
Gedung MUI Pusat di Jl Proklamasi, Jakarta.
Bagikan

SELAMA seminggu ini energi umat Islam tertuju pada sikap pemerintah terhadap dugaan kasus penistaan Al-Quran oleh Gubernur (non aktif) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Kasus Ahok mencuat setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan pendapat dan sikap keagamaan  pada tanggal 11 Oktober 2016.

MUI menyatakan, dari pernyataannya itu Ahok termasuk telah menghina kitab suci umat Islam dan ulama.

MUI: Ahok Telah Menghina Al-Qur’an dan Ulama

Pendapat dan sikap itu dikeluarkan MUI setelah melakukan pengkajian atas pernyataan Ahok yang disampaikan di depan warga Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Selasa (27/10/2016).

Ikhwah, kita harus bersyukur karena punya lembaga seperti MUI (Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang “mengawal” urusan agama dan dunia kita.

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

Ketegasan MUI sejak 2005 ketika mengeluarkan Fatwa ‘Haram’ untuk “Sepilis” (Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme) begitu “menggigit” dan “menyengat” orang-orang yang selama ini membela SePILIS itu.

Fatwa itu dikritik habis-habisan. Tak tanggung-tangung, mantan koordinator JIL, Ulil Abshar Abdalla bilang MUI tolol. Meskipun kata-katanya kemudian ditarik, tapi pernyataan ini menegaskan kuatnya ketakutan mereka kepada Fatwa itu.

Fatwa MUI yang tegas itu tidak hanya tentang “Sepilis”, tapi juga tentang kesesatan Ahmadiyah, Islam Jama’ah, Al-Qiyadah Al-Islamiyah dan yang lainnya. (Lihat, MUI, Himpunan Fatwa MUI Bidang Akidah dan Aliran Keagamaan (Emir, divisi penerbit Erlangga, 2015).

Saat ini, Sikap keagamaan MUI pun sangat “dibenci” oleh para pembela Ahok. Mereka ramai-ramai menyalahkan MUI, tapi membela sang penista Al-Quran. Lebih aneh lagi, yang sewot bukan kaum Nasrani, tapi mereka yang notabene beragama Islam. Aneh tapi nyata.

Ada yang menuduh bahwa sikap itu menciderai Kebhinnekaan. Ada yang menyatakan sikap MUI menyulut kekerasan. Bahkan, ada pandangan yang meminta Sikap Keagamaan itu dicabut. Tapi sikap MUI tegas dan menentramkan umat, “Satu huruf pun tidak akan dicabut.”

Sikap MUI berkenaan dengan penistaan Al-Quran ini mengingatkan kita kepada ketegaran dan keteguhan sikap Buya Hamka pada 1981, ketika dipaksa oleh pemerintah untuk mencabut Fatwa Haram merayakan Natal bersama. Buya Hamka pun lebih memilih mundur dari Ketua MUI daripada  mencabut Fatwa itu. Sikap yang luar biasa, yang lahir dari ghirah terhadap agama Islam yang mulia.

Sikap MUI sudah sepatutnya dikawal oleh seluruh elemen umat Islam. Tidak seperti seorang sarjana Muslim yang bangga berbeda dengan MUI hanya karena membela seorang Ahok. Dia sampai mengatakan bahwa orang yang berakal sehat akan melihat bahwa Ahok tidak bersalah. Ini sama saja para ulama dan seluruh elemen umat yang tersakiti oleh pernyataan Ahok dengan tak sehat akal.

Mengatakan bahwa pendapat MUI “mungkin” benar juga tak patut. Karena pernyataan itu menegaskan Ahok tidak salah. Padahal MUI adalah wadah tempat berkumpulnya para ulama dan zu’ama dari berbagai ormas Islam yang ada di Indonesia. Dan suaranya sudah mewakili suara umat.

Maka, sudah sepatutnya kita bersyukur dengan adanya MUI. Semoga fungsi mereka dalam “hirasat al-din wa siyasah al-dunya” (menjaga ajaran agama dan mengatur urusan duniawi) umat ini dapat terus membanggakan. Bravo MUI!

Qosim Nursheha Dzulhadi | Pengasuh Majelis As-Shuffah, Medan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokBasuki Tjahaja PurnamaGubernur DKI JakartaMajelis Ulama IndonesiaMUIulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Donald Trump Tepilih, Israel Langsung Tagih Janji
Tulisan selanjutnya Mengawal Kebenaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?