Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Fransiskus Beri Wewenang Permanen Pendeta untuk Mengampuni Dosa Besar Aborsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 November 2016 10:09 10:09 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 November 2016 10:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus menyatakan bahwa para pendeta telah diberikan hak permanen mulai saat ini untuk memaafkan dosa pelaku aborsi.

Pengumuman itu disampaikan Paus Fransiskus di akhir masa pengampunan luar biasa untuk umat Katolik, yang berakhir Ahad lalu (20/11/2016). Dalam masa pengampunan khusus Iubilaeum Extraordinarium Misericordiae atau Extraordinary Jubilee of Mercy, yang biasanya digelar 25 tahun sekali itu, pemangku Tahta Suci Vatikan memberikan wewenang sementara kepada para pendeta untuk memberikan pengampunan semua jenis dosa umat Katolik.

Di penghujung Extraordinary Jubilee of Mercy kali ini, yang digelar mulai 8 Desember 2015 dan berakhir pada Ahad 20 November 2016, Paus Fransiskus mengeluarkan surat Apotolistik, surat keputusan kepausan, yang menyatakan bahwa aborsi tetap merupakan dosa besar.

Dengan keputusan itu, meskipun aborsi tetap merupakan dosa besar bagi umat Katolik, tetapi dosanya sekarang bisa dimintai ampun kapan saja (tidak mesti dalam masa Jubilee of Mercy) kepada semua pendeta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Semoga dengan demikian, setiap pendeta menjadi pembimbing, pendukung dan pelipur lara para pendosa dalam perjalanan rekonsiliasi khusus ini,” demikian kata Paus Fransiskus dalam suratnya seperti dikutip BBC.

Menurut ketentuan Katolik, setiap pelaku aborsi secara langsung dikucilkan oleh gereja dan jemaatnya.

Sebelum keputusan baru itu dibuat, hanya uskup atau rohaniwan khusus yang bisa mendengarkan pengakuan dosa pelaku aborsi dan mencabut hukuman pengucilan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota DPR Desak Kemlu Panggil Dubes Myanmar Jelaskan Kekerasan Muslim Rohingya
Tulisan selanjutnya Permadi: Saya dan Pelaku Penista Agama Lainnya Ditangkap Dulu sebelum Diperiksa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas

Berita
28 September 2026 15:48
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?