Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiga Gadis Rohingya Diperkosa Anggota Militer Myanmar, Satu Orang Kritis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Desember 2016 15:25 3:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Desember 2016 15:25
Bagikan
Anggota militer Myanmar
Bagikan

Hidayatullah.com–Tiga gadis Rohingya diperkosa personil militer Myanmar pada 18 Desember 2016, salah satu dari mereka dalam kondisi kritis, merupakan bagian dari serangkaian serangan seksual terhadap perempuan dari minoritas muslim Rohingya di Maungdaw.

Koresponden Arakan News Agency melaporkan aksi anggota militer Myanmar dalam penyerangan seksual terhadap tiga gadis Rohingya gadis itu terjadi di desa Phunja di Manugdaw dan salah satu dari mereka telah menikah.

Orang tuanya menemukannya dalam kondisi sangat kritis.

Militer Myanmar Lakukan Pemerkosaan terhadap Wanita Rohingya

Dalam perkembangan terkait, koresponden media itu melaporkan anggota tentara Myanmar sebelumnya meminta warga di lingkungan Tun Bazaar di Maungdaw, negara bagian Arakan membawa 12 anak perempuan mereka ke kamp militer dengan tujuan eksploitasi seksual dan dipekerjakan sebagai buruh paksa, menunjukkan bahwa anggota militer tersebut telah melakukan ancaman.

Kantor Dewan Hak Asasi Manusia PBB menegaskan hari Jumat menerima laporan kasus pembunuhan dan pemerkosaan di Myanmar, dan langsung membuat permintaan formal ke pemerintah Myanmar untuk dapat memasuki Provinsi Arakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lembaga HAM Miliki Bukti Pembumihangusan Desa Warga Rohingya

Sejak 9 Oktober 2016, banyak warga Rohingya tewas dan lebih dari 100 wanita Rohingya diyakini telah diperkosa. Ratusan warga sipil telah ditangkap.

Tanggal  18 Nopember  2016, militer dan Polisi Penjaga Perbatasan (BGP) menyerbu desa Kyet Yoe Pyin, desa Nga Sar Kyu dan desa U Shey Kya. Dalam aksi ini, mIliter and BGP dilaporkan juga memperkosa perempuan-perempuan di rumah-rumah yang tidak adala penghuni laki-lakinya, demikian laporan warga desa.

Tak hanya memperkosa, para wanita itu melaporkan, tentara-tentara Burma juga  mengambil emas, uang dan apa pun yang berharga dari gubuk bambu mereka, dan membakar rumah-rumah desa dan toko beras dengan menuangkan pasir diatasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu Kyiburmademokrasimiliter Myanmarminoritas Muslim Rohingyamuslim Rohingyamyanmarpemerkosaan perempuan RohingyaperkosaanRohingyaSerangan seksual
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Bentuk Tim Khusus Selidiki Kejahatan Perang di Suriah
Tulisan selanjutnya Cara Islam Mewujudkan 8 Fungsi Keluarga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?