Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Bentuk Tim Khusus Selidiki Kejahatan Perang di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Desember 2016 15:10 3:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Desember 2016 15:10
Bagikan
Sebuah desa di Aleppo yang telah rata dengan tanah
Bagikan

Hidayatullah.com–Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memutuskan membentuk panel khusus guna menyelidiki bukti kejahatan perang di Suriah selama 5 tahun.

Resolusi yang berisi pembentukan tim investigasi kejahatan perang Suriah berhasil diadopsi pada sidang umum Rabu (21/12/2016) kemarin dimana 105 negara anggota menyetujui resolusi, sementara 15 negara menolak dan 52 lainnya abstain, kutip TRTWorld.

Resolusi ini menjadi dasar hukum sebuah mekanisme internasional yang independen untuk segera menyelidiki dan menuntut para pihak yang bertanggung jawab atas kejahatan dalam perang sipil yang berkecamuk sejak Maret 2011 lalu.

Beberapa warga sipil terjebak dalam baku tembak saat pasukan rezim mengambil alih Aleppo, aduk kekhawatiran atas pelanggaran hak asasi manusia.

Keputusan ini diambil untuk membuktikan  bahwa ada kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan selama konflik di Suriah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Liga Arab:Rezim Bashar al Assad Bertanggung jawab Bunuhi Penduduk Aleppo

Panel juga akan “mengumpulkan, mengkonsolidasikan, melestarikan dan menganalisis bukti” dan akan bekerja dalam koordinasi dengan Komisi Penyelidikan PBB,  untuk Suriah.

relawan-menyelamatkan-anak-anak-suriah1
Relawan menyelamatkan anak-anak Suriah dari reruntuhan gedung yang diserang bom Rusia (Land Destroyer)

Mekanisme investigasi ini disiapkan oleh Liechtenstein, negara Eropa yang berbatasan langsung dengan Swiss dan Austria untuk membentu tim independen dengan 105 negara mendukung. Termasuk Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Italia, Jerman serta kekuatan regional seperti Turki, Arab Saudi, dan Qatar, juga mendukungnya.15 negara yang menentang termasuk Suriah dan sekutunya (Rusia dan Iran).

Dalam sidang umum itu, Duta Besar Liechtenstein Christina Wenaweser mengatakan, resolusi ini akan memastikan para penjahat perang tidak lepas dari pengadilan hukum, yang selama ini dianggap gagal dilakukan oleh Dewan Keamanan PBB.

Rusia Dinilai Lakukan Serangan 304 Kejahatan Perang di Aleppo, termasuk Iran

Rusia dan China pernah memveto permintaan DK PBB agar Mahkamah Pidana Internasional (ICC) memulai investigasi kejahatan perang di Suriah.  Moskow adalah sekutu utama Rezim Bashar al Assad.

“Kami akhirnya berhasil mengambil langkah berarti untuk memenuhi harapan yang selama ini gagal dilakukan untuk waktu yang lama,” kata Wenaweser dikutip Reuters.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB diwajibkan mengesahkan pembentukan panel baru ini dalam waktu 20 hari sejak resolusi diadopsi dan  panel akan didanai oleh PBB.

Duta Besar Suriah Bashar Jafaari mengecam resolusi itu dengan mengatakan bahwa mekanisme investigasi ini bertentangan dengan piagam PBB dan “jelas-jelas merupakan bentuk campur tangan urusan internal sesama anggota PBB.”

Keputusan ini disambut gembira  organisasi internasional dan pemerhati HAM.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadkejahatan Perang di SuriahMajelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsamilisi SYiahpanel khususPBBPeyelidikan Kejahatan Perang di Suriahrusiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter Binladen Buka Klinik Gigi Gratis Pertama untuk Pengungsi Suriah di Yordania
Tulisan selanjutnya Tiga Gadis Rohingya Diperkosa Anggota Militer Myanmar, Satu Orang Kritis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?