Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Filipina Berlakukan Darurat Militer di Mindanao

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Mei 2017 07:42 7:42 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Mei 2017 07:42
Bagikan
Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan darurat militer selama 60 hari di wilayah Pulau Mindanao, menyusul bentrokan bersenjata antara tentara pemerintah dengan militan yang katanya berkaitan dengan ISIS/ISIL alias Daesh.

Bentrokan di wilayah selatan Filipina itu menewaskan tiga anggota pasukan keamanan, kata pejabat pemerintah.

Duterte mengeluarkan pengumuman tersebut saat berkunjung ke Rusia, yang terpaksa dipersingkatnya, lapor BBC Selasa (23/5/2017).

Darurat militer memungkinkan tentara menangkap orang-orang yang dicurigai atau dianggap membahayakan keamanan dan menahannya dalam jangka waktu panjang tanpa tuduhan atau dakwaan apapun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peristiwa berdarah itu terjadi di Marawi, kota berpenduduk sekitar 2.000 orang di Mindanao, pada hari Selasa (23/5/2017) saat tentara melakukan operasi pencarian atas seorang pemimpin kelompok militan yang berbaiat kepada ISIS, kata pihak militer.

Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana mengidentifikasi militan dimaksud adalah anggota kelompok Maute. Mereka pernah menduduki sebuah rumah sakit, penjara dan membakar sejumlah bangunan termasuk sebuah gereja, imbuh Lorenzana.

Marawi berjarak sekitar 800km dari ibukota Manila.

Konstitusi Filipina menyebutkan bahwa presiden dapat memberlakukan keadaan darurat militer hanya selama 60 hari untuk menghentikan invasi atau pemberontakan. Parlemen dapat membatalkannya dalam waktu 48 jam dan Mahkamah Agung dapat mereview legalitasnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terkait Kasus Ahok, Tokoh Tionghoa: Umat Islam Banyak Jadi Korban
Tulisan selanjutnya Trump Usul Pemotongan Anggaran, Petani Amerika Menjerit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?