Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Misi Freedom Flotilla ke Jalur Gaza Berangkat dari Palermo, Sisilia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Juli 2018 10:39 10:39 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Juli 2018 10:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Aktivis dari seluruh dunia berkumpul di Kota Palermo di Italia untuk terlibat dalam persiapan akhir bersamaan dengan kampanye Freedom Flotilla (Armada Kebebasan) tahun ini, tulis International Middle East Media Centre (IMMEC).

Mereka yang terlibat dalam kampanye bersatu di bawah gerakan persatuan dirancang untuk meningkatkan semangat Palestina serta untuk menunjukkan dunia situasi yang mengerikan di Jalur Gaza di bawah kepungan penjajah ‘‘Israel’’ selama lebih dari 10 tahun ini.

Keempat kapal Freedom Flotilla tiba di Palermo pada hari Senin setelah ia berlayar dari Skandinavia ke Sisilia selama lebih dari dua bulan. Mereka akan memulai perjalanan hari Kamis, dengan menempuh 7.400 (4000 mil) kilometer dan berhenti di 15 pelabuhan Eropa.

Hari ini, al-Awda, Freedom, Mairead dan Palestina akan berlayar ke Jalur Gaza.

“Kami ingin menunjukkan kepada warga Palestina, masih ada orang-orang yang peduli dengan situasi mereka. Percaya atau tidak, beberapa orang berkata kami akan mengambil hidup kita dan membantu mereka, menunjukkan beberapa hiburan bagi mereka, membiarkan mereka tahu bahwa ada orang di luar sana yang benar benar peduli dengan mereka,” ujar Joe Meadors, peserta Freedom Flotilla yang juga mantan teknisi angkatan laut PBB.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Tiga Tahun Tragedi Mavi Marmara 

Sementara itu, aktivis lokal dan penyelenggara protes pro-pengungsi telah bergabung dengan aktivis pro-Palestina untuk bersatu dalam

menunjukkan  dukungan dan inisiatif lebih lanjut seperti yang ditunjukkan armada Freedom Flotilla.

“Misi bantuan kemanusiaan ini adalah gerakan akar rumput dan multinasional untuk menantang sanksi ‘‘Israel’’ di Gaza dan untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat internasional,” kata salah satu peserta, Joe Meadors.

Sementara itu, rekannya bersikeras bahwa mereka mendukung hak asasi manusia dan mencoba membuka perbatasan, sehingga menghentikan perang.

“Kami semua mendukung hak asasi manusia sehingga kami jelas akan mendukung mereka. Kami di sini untuk mencoba dan membuka perbatasan dan menghentikan perang, ”kata aktivis lainnya.

Delapan tahun lalu, tepatnya, Mei  2010, rombongan 750 orang aktivis kemanusiaan, anggota parlemen, dan wartawan dari 50 negara melakukan misi menembus blokade ‘Israel’ menuju Gaza membawa bantuan kemanusiaan bernama Freedom Flotilla.

Baca: ‘Israel’ Sengaja Ledakkan Kapal Freedom Flotilla

Namun perjalan mereka dirampok dan diserang pasukan militer penjajah tepat di laut lepas. Sebanyak 16 orang relawan gugur dan 26 orang lainnya luka-luka. Relawan yang meninggal 9 diantaranya warga negara Turki.

Jalur Gaza berada di bawah pengepungan penjajah ‘‘Israel’’ sejak Juni 2007, telah menyebabkan persoalan ekonomi, sosial serta pengangguran dan kemiskinan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut PBB, kondisi pengepungan mengancam dan akan membuat wilayah itu tidak bisa dihuni pada 2020.

Mesir tetangga dekatnya yang diharap menjadi salah satu sahabat dan bisa berperan besar membantu justru bekerja sama erat dengan penjajah ‘‘Israel’’ dalam mempertahankan pengepungan dengan menutup Perbatasan Rafah sepanjang waktu, satu-satunya pintu keluar masuk  Gaza melalui darat.

Situasi ini sangat mempengaruhi dan menyulitkan pasien Palestina untuk mencari perawatan di luar negeri.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Armada Kebebasanbantuan kemanusiaanblockadefreedom flotillaJalur GazaJoe MeadorsMisiPalermopalestinapenjajah IsraelSisilia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemilihan Israel perdamaian Dunia Mengecam UU “Negara Yahudi” yang Kucilkan Warga Palestina
Tulisan selanjutnya Harun Yahya Membantah Tuduhan Polisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?