Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Filipina Mengaku Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Januari 2019 07:44 7:44 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 Januari 2019 22:07
Bagikan
Rodrigo Duterte
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengeluarkan pernyataan mengejutkan dengan mengatakan dirinya Islam, bukan beragama Katolik, dan mengkritik para pemimpin nya ‘gila’.

“Ada bagian dari diri saya yang sebenarnya adalah Islam. Itu sebabnya, bahkan jika saya dan para pendeta gila itu bertengkar, saya bukan seorang Katolik. Saya Islam, itu benar,” kata Duterte dalam pidatonya, seperti dilansir INI-Network dari Manila Times, Kamis (24/01 2019).

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengaku sebagai pemeluk Islam saat pidato untuk pengesahan Undang-Undang Organik Bangsamoro (BOL). Dalam pidatonya, dia kembali menyerang anggota klerus Katolik.

Baca: Hanya Percaya Tuhan Esa, Presiden Filipina Menantang Gereja

Berbicara di depan banyak orang yang didominasi Muslim dalam pertemuan perdamaian untuk ratifikasi BOL di Kota Cotabato pada 18 Januari 2019, Duterte menegaskan kembali bahwa dia bukan Katolik.

“Ada bagian dari diri saya yang sebenarnya adalah Islam. Itu sebabnya jika saya dan para pendeta gila itu bertengkar, saya bukan Katolik. Saya Islam. Itu benar,” kata Duterte dalam pidatonya, yang dikutip dari Manila Times, Kamis (24/1/2019).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tuhan pasti baik pada kita. Fakta bahwa kita telah mencapai titik ini setelah bertahun-tahun negosiasi dan interupsi. Kita di sini Insya Allah. Tuhan itu agung. Allahu Akbar,” ujar Duterte.

Pernyataan Duterte ini muncul setelah Malacanang atau Istana Kepresidenan Filipina mengatakan kepada para pemimpin Gereja Katolik untuk tidak ikut campur tentang bagaimana Presiden menjalankan pemerintahan. Juru bicara Duterte, Salvador Panelo, mengatakan omelan presiden terhadap para klerus dan ajaran Katolik tidak perlu mengkhawatirkan para uskup mengingat keberadaan gereja yang sudah lama.

“Karena itu tidak perlu bagi beberapa pemimpin untuk bertindak tertekan dan memanifestasikan komentar tidak menyenangkan mereka terhadap presiden, terutama sehubungan dengan bagaimana presiden menjalankan pemerintahan,” kata Panelo. Malacanang membuat pernyataan setelah Uskup Agung Lingayen-Dagupan Socrates Villegas menyatakan keprihatinan atas kesehatan Duterte.

“Uskup Agung Lingayen-Dagupan Socrates Villegas telah menyatakan keprihatinannya tentang Presiden dan mengatakan bahwa pernyataan yang terakhir tentang Gereja mungkin tidak baik untuk kesehatan dan statusnya sebagai pemimpin negara,” kata Panelo.

“Kekhawatiran Uskup Agung Villegas, pada kenyataannya, dibagikan oleh mayoritas orang Filipina yang memahami bahwa keberhasilan presiden ini sama dengan keberhasilan bangsa,” ujar Panelo.

Media lokal melaporkan Duterte lahir dan dibesarkan sebagai penganut Katolik. Namun, dia secara rutin menyerang Gereja dan ajarannya.

Baca: Bela Duterte, Jubir Presiden Filipina sebut “Ejekan ‘Tuhan bodoh’ sebagai Opini Pribadi

Tahun lalu, pemimpin Filipina itu menuai kritik keras setelah menyebut Tuhan “bodoh”. Dia juga terlibat perang kata-kata dengan para pemimpin Gereja yang diwarnai umpatan kasar.

Malacanang telah berulang kali membela retorika Duterte terhadap anggota Gereja. Pihak istana tersebut mencatat bahwa Duterte hanya membela diri dengan melawan uskup dan imam yang menggunakan mimbar untuk menentang pemerintahannya.

Sebelumnya, Duterte memang kerap mengucapkan kata-kata buruk kepada para pemuka Katolik di negaranya. Katolik adalah agama mayoritas di Filipina. Awal bulan ini, Duterte bahkan menyebut uskup di Filipina sebagai “anak sundal” karena mengkritik kebijakan anti-narkobanya yang menewaskan ribuan orang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BansamoroBOLgerejaislamkatolikPresiden FilipinaRodrigo DuterteUndang-Undang Organik Bangsamoro
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Larang Pengurus Masjid Distribusikan Tabloid “Indonesia Barokah”
Tulisan selanjutnya Wapres JK: Pemuda Muhammadiyah Harus Fokus Tujuan Organisasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?