Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penyelidikan Serangan Christchurch: Badan Intelejen Selandia Baru Terlalu Berfokus pada Muslim

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 Desember 2020 22:14 10:14 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 8 Desember 2020 22:14
Bagikan
Jacinda Ardern
Bagikan

Hidayatullah.com– Badan keamanan Selandia Baru “hampir secara eksklusif” berfokus pada ancaman yang mereka sebut dari Islam sebelum teroris supremasi kulit putih membantai 51 jamaah Muslim di Christchurch pada tahun lalu.  Dilansir TRT World pada Selasa (08/12/2020), Komisi Penyelidikan Kerajaan juga mengkritik polisi karena gagal melakukan pemeriksaan yang tepat ketika memberikan lisensi kepemilikan senjata api kepada pelaku.

Brenton Tarrant, yang merilis manifesto rasis tidak lama setelah serangan dan menyiarkan penembakan secara langsung di Facebook. Laporan Komisi Penyelidikan Kerajaan yang hampir 800 halaman pada hari Selasa menunjukkan Tarrant tidak menonjolkan diri dan tidak memberi tahu siapa pun tentang rencananya.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern meminta maaf atas fokus badan keamanan negara yang tidak proporsional pada komunitas Muslim sebelum serangan terhadap dua masjid di Christchurch tahun lalu.  Laporan itu menyebutkan bahwa meskipun adanya kekurangan dari berbagai badan, tidak ada tanda-tanda yang jelas bahwa serangan itu akan terjadi – selain dari manifesto yang dirilis Tarran delapan menit sebelum dia memulai penembakan, yang sangat terlambat bagi lembaga keamanan untuk merespon.

Laporan juga merinci kegagalan dalam sistem pemeriksaan lisensi senjata dan mengatakan bahwa badan intelejen Selandia Baru terlalu terfokus pada ancaman yang ditimbulkan ekstrimisme dengan mengorbankan ancaman lain termasuk supremasi kulit putih.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brenton TarrantChristchurchJacinda ArdernPerdana Menteri Selandia Baru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eritrea Keluarkan 28 Pengikut Jehovah’s Witnesses dari Penjara
Tulisan selanjutnya Pertemuan Erdogan dengan Syeikh Ikrimah Sabri mengandung “Pesan Penting”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?