Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kapal Selam Tak Berawak Diduga Milik Tiongkok Ditemukan Nelayan Sulawesi, Pengamat: China Lakukan Aktivitas Subversif

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Januari 2021 21:29 9:29 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Januari 2021 21:29
Bagikan
Kapal selam tak berawak mirip UUV 'Sea Wing' China ditemukan nelayan Sulawesi
Bagikan

Hidayatullah.com — Seorang nelayan menemukan sebuah kapal selam tak berawak China di perairan yang dianggap penting secara strategis di dekat Australia.  Gambar-gambar yang diterbitkan media lokal memperlihatkan petugas TNI berpose dengan kendaraan bawah air tak berawak (UUV) itu, yang ditemukan tepat sebelum tanggal 25 Desember di Pulau Selayar di Sulawesi Selatan.

UUV ditemukan dari air oleh nelayan setempat pada 20 Desember, tetapi baru dilaporkan ke pihak berwenang enam hari kemudian. Para pakar keamanan mengatakan drone pengintai berteknologi tinggi itu dikenal sebagai glider dan mengandalkan propulsi daya apung variabel.

Malcolm Davis dari Institut Kebijakan Strategis Australia mengatakan penemuan itu patut diperhatikan karena UUV disita di rute maritim penting yang menghubungkan Laut Cina Selatan ke kota paling utara Australia, Darwin.

“Itu memang mengirimkan sinyal bahwa angkatan laut China sedang bersiap untuk mengerahkan kapal selam lebih dekat ke pendekatan maritim kami di utara Darwin dan kami harus siap menghadapi prospek aktivitas kapal selam yang jauh lebih dekat ke pantai utara Australia daripada yang telah kami alami di masa lalu,” kata Dr Davis.  “Mereka perlu memahami oseanografi dan sifat batimetri wilayah itu, jadi itulah alasan penempatan glider itu,” tambahnya.

Menurut media Indonesia, drone yang ditangkap memiliki panjang 225cm, dengan lebar sayap 50cm dan antena trailing sepanjang 93cm. Awalnya drone diserahkan ke polisi, tetapi sekarang telah disita oleh militer dan dipindahkan ke Pangkalan Angkatan Laut Utama ke-6 di Makassar, tempat pangkalan itu saat ini sedang diperiksa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Analis keamanan yang berbasis di Indonesia, Muhammad Fauzan, mengatakan peralatan itu “sangat mirip dengan UUV ‘Sea Wing’ China, yang, jika benar, [menimbulkan] banyak pertanyaan, terutama bagaimana itu berhasil ditemukan jauh di dalam wilayah kami”.  “Dalam beberapa tahun terakhir China telah melakukan banyak kejahatan atau bahkan aktivitas subversif di wilayah tersebut,” kata Fauzan kepada laman ABC.

Pada Maret tahun lalu, UUV Sea Wing serupa ditemukan oleh seorang nelayan Indonesia di dekat Kepulauan Riau, sementara drone kapal selam lainnya ditemukan pada awal tahun ini di dekat Pangkalan Angkatan Laut Surabaya. Pada tahun 2016, China berang setelah menangkap pesawat peluncur Angkatan Laut AS yang serupa di perairan internasional di Laut China Selatan, tetapi pesawat tak berawak itu kemudian dikembalikan setelah ketegangan meningkat.

Awal tahun ini, ABC mengungkapkan kapal penelitian China berteknologi tinggi telah terdeteksi memetakan perairan penting secara strategis di lepas pantai Australia Barat, tempat kapal selam diketahui sering lewat.  Departemen Pertahanan Australia menolak berkomentar, mengatakan kepada ABC “karena dugaan penemuan UUV tampaknya terjadi di perairan Indonesia, ini adalah masalah Pemerintah Indonesia”.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinadroneKapal Selam Tak BerawakUUV
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslimah Masjidil Haram Nabawi Arab Saudi Membuka Akses Transportasi dari Luar Negeri
Tulisan selanjutnya Penembakan 6 Laskar HRS, Komnas HAM Minta Keterangan Tambahan kepada Polisi Hari Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?