Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin Tertinggi Taliban Haibatullah Akhundzada: “Semoga Allah Membantu Kita Tetap Kuat”

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 November 2021 13:28 1:28 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 November 2021 13:30
Bagikan
haibatullah akhunzada
Express Illustration
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhundzada membuat penampilan publik pertamanya sejak mengambil alih kendali kepemimpinan kelompok itu pada 2016. Penampilannya saat berbicara dengan pendukungnya di kota Kandahar, Afghanistan selatan, hari Sabtu, sekaligus membantah rumor kematiannya.

Daftar isi
  • Penyatu yang Retak
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Sebelumnya, Haibatullah yang dijuluki Amir ul-Mukminin jarang terlihat di depan umum bahkan setelah negara itu jatuh ke tangan Taliban sejak Agustus lalu.

Seorang pemimpin senior Taliban yang juga hadir pada acara tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa Haibatullah telah mengunjungi Madrasah Darul Uloom Hakimah pada hari Sabtu. Dalam rekaman audio yang tersebar di antara akun media sosial Taliban, dia mengatakan akan berdoa untuk tantangan ke depan dalam “membangun kembali Imarah Islam Afghanistan”.

“Semoga Allah membalas orang-orang Afghanistan yang tertindas yang memerangi orang-orang kafir dan penindas selama 20 tahun,” kata Akhundzada, dalam rekaman itu. “Niat saya di sini adalah berdoa untuk Anda dan Anda berdoa untuk saya,”katanya.

Dalam rekaman 10 menit, dia berdoa untuk para milisi Taliban yang gugur, pejuang yang terluka dan keberhasilan pejabat yang terlibat dalam “ujian besar” untuk membangun kembali apa yang mereka sebut Imarah Islam Afghanistan. “Mari kita berdoa agar kita keluar dari ujian besar ini dengan sukses. Semoga Allah membantu kita tetap kuat,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak kelompok itu membentuk pemerintahan sementara baru September lalu setelah penarikan pasukan AS, pemimpin Taliban telah mempertahankan sifatnya yang rendah hati, memicu spekulasi tentang perannya dalam kelompok itu serta desas-desus tentang kematiannya.

Pada saat yang sama, beberapa anggota Taliban sebelumnya mengatakan bahwa Haibatullah telah tampil di depan umum, tetapi tanpa publisitas apa pun. Akhundzada dijuluki pengikutnya sebagai “Amirul Mukminin”, panglima beriman, pangkat yang diberikan pada mendiang pendiri Taliban Mullah Syeikh Mullah Omar.

Penyatu yang Retak

Haibatullah Akhundzada diperkirakan telah dipilih sebagai tokoh spiritual daripada komandan militer. Namun pernyataan publiknya yang tidak biasa memicu spekulasi bahwa dia sekarang berencana untuk mengambil peran yang lebih sentral dalam memimpin pemerintahan baru.

Akhundzada bangkit dari tokoh agama yang rendah hati menjadi pemimpin Taliban dalam transisi kekuasaan yang cepat setelah serangan pesawat tak berawak AS tahun 2016 menewaskan pendahulunya, Mullah Akhtar Mansour.

Akhundzada ditugaskan untuk menyatukan gerakan Taliban yang sempat retak selama perebutan kekuasaan yang pahit setelah pembunuhan Akhtar. Kemunculannya mengungkapkan kepemimpinannya yang telah diseembunyikan bertahun-tahun setekah kematian Mullah Omar.

Profil publiknya sebagian besar terbatas pada pelepasan pesan selama hari libur Islam, dan Akhundzada diyakini menghabiskan sebagian besar waktunya di Kandahar, kota utama di jantung Afghanistan selatan Taliban.

Pesan terakhirnya adalah pada 7 September, ketika dia mengatakan kepada pemerintah Taliban yang baru diangkat di Kabul untuk menegakkan hukum syariah saat mereka memerintah Afghanistan.Pekan lalu, Mullah Yussef Wafa, Gubernur Taliban di Kandahar dan sekutu dekat Akhundzada, mengatakan kepada AFP bahwa dia melakukan kontak rutin dengan pemimpin misterius itu.

“Kami mengadakan pertemuan rutin dengannya tentang pengendalian situasi di Afghanistan dan bagaimana membuat pemerintahan yang baik,” katanya dalam sebuah wawancara. “Karena dia adalah guru kami, dan guru semua orang, kami mencoba belajar sesuatu darinya,” tambahnya.

“Dia memberikan saran kepada setiap pemimpin Imarah Islam Afghanistan dan kami mengikuti aturan, sarannya, dan jika kami memiliki pemerintahan yang progresif di masa depan, itu karena sarannya,” ujar Yussef Wafa.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanHaibatullah AkhunzadaImarah Islam AfghanistanTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya anies mendapat gelar kehormatan betawi Terima Gelar Kehormatan Tokoh Betawi, Anies: Insyaallah Kerja kita Semua untuk Masyarakat Jakarta
Tulisan selanjutnya lgbt LGBT Masalah Kejiwaan, Harus Disembuhkan (3)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?