Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kedubes Ukraina Kerahkan Sukarelawan ‘Israel’ untuk Bertempur Lawan Rusia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Februari 2022 11:04 11:04 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Februari 2022 11:00
Bagikan
sukarelawan ukraina
Bagikan

Hidayatullah.com — Kedutaan Besar (Kedubes) Ukraina di wilayah penjajahan ‘Israel’ pada Sabtu mulai secara aktif merekrut sukarelawan di ‘Israel’ untuk berperang melawan militer Rusia.

“Kedutaan telah memulai pembentukan daftar sukarelawan yang ingin berpartisipasi dalam aksi pertempuran melawan agresor Rusia,” tulis kedubes dalam unggahan Facebook publik yang ditulis dalam bahasa Ukraina, lansir Times of Israel pada Sabtu (26/02/2022).

Dalam unggahan tersebut, kedutaan meminta mereka yang ingin “berpartisipasi dalam perlindungan Ukraina dari agresi militer Rusia” untuk mengirim email dengan informasi pribadi mereka, termasuk “spesialisasi militer” yang mungkin mereka miliki.

Pada hari Jumat, sebelum unggahan Facebook kedutaan diterbitkan, duta besar Ukraina untuk ‘Israel’ mengatakan kepada wartawan bahwa adalah sah bagi orang ‘Israel’ untuk menjadi sukarelawan untuk militer Ukraina.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, hukum di entitas Zionis memang memiliki ketentuan yang melarang warganya bergabung dengan militer asing—dengan potensi hukuman hingga tiga tahun penjara. Ini tidak berlaku jika entitas Zionis memiliki perjanjian dengan negara asing yang bersangkutan, meskipun tidak segera jelas apakah ini yang terjadi dengan Ukraina.

Anehnya, meskipun mungkin ilegal bagi orang ‘Israel’ untuk menjadi sukarelawan bagi militer asing, tidaklah ilegal bagi negara asing untuk merekrut orang di ‘Israel’.

Unggahan kedutaan Ukraina itu kemudian dihapus dari halaman Facebook-nya. Tidak ada penjelasan mengapa unggahan itu dihapus.

Kementerian Luar Negeri ‘Israel’ mengatakan telah mengetahui unggahan tersebut sebelum dihapus, tetapi tidak akan berkomentar lebih lanjut. Mereka tidak menanggapi ketika ditanya apakah itu dihapus karena permintaan ‘Israel’.

Sekitar 500.000 orang ‘Israel’ diperkirakan memiliki darah Ukraina, kebanyakan dari mereka datang ke ‘Israel’ setelah runtuhnya Uni Soviet.

Tetapi puluhan ribu lainnya telah berimigrasi ke tanah Palestina dalam beberapa tahun terakhir, setelah invasi Rusia ke Krimea pada tahun 2014. Karena wajib militer ‘Israel’, sebagian besar dari mereka telah menerima pelatihan militer.

Setelah berbulan-bulan membangun pasukan di sepanjang perbatasan, pada dini hari Kamis pagi, Rusia melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Ukraina. Ratusan tentara Ukraina dan warga sipil telah tewas dalam serangan sejauh ini, dan pejabat Ukraina telah meminta siapa pun di negara itu yang dapat membantu memerangi invasi Rusia.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Perang Rusia UkrainaZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dimensi Saintifik Peristiwa Isra’ Mi’raj
Tulisan selanjutnya Proses Penciptaan Langit dan Bumi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?