Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ternyata Yahudi Rusia yang ke ‘Israel’ Lebih Banyak dari Yahudi Ukraina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 April 2022 06:02 6:02 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 April 2022 05:49
Bagikan
Yahudi Rusia
Bagikan

Hidayatullah.com — Serbuan pasukan Rusia ke Ukraina yang dimulai pada Februari lalu mendorong ‘Israel’ bersiap menerima gelombang pengungsi Yahudi Ukraina.

Daftar isi
  • Satu juta orang Rusia tinggalkan negaranya
  • Tidak seperti Rusia, Eksodus Yahudi Ukraina melambat
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Namun sebaliknya, imigran Yahudi Rusia yang tiba di ‘Israel’ ternyata lebih banyak pengungsi Yahudi Ukraina, menurut jumlah resmi yang diperoleh Haaretz (13/04/2022).

Sekitar 200.000 orang Ukraina dan 600.000 orang Rusia memenuhi syarat ‘Israel’ untuk bermukim di tanah yang direbut zionis dari Palestina.

Di bawah “Law of Return atau Undang-undang Kepulangan” zionis, setiap orang di dunia yang memiliki satu kakek/nenek Yahudi atau pasangan Yahudi diperbolehkan untuk tinggal di dan mendapatkan kewarganegaraan ‘Israel’.

Tetapi proses verifikasi, yang dikenal sebagai “Aliyah,” dapat memakan waktu berminggu-minggu karena otoritas ‘Israel’ menjalankan pemeriksaan latar belakang dan memerlukan dokumen verifikasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, zionis ‘Israel’ telah melonggarkan proses untuk pengungsi Ukraina dengan mempertimbangkan urgensi dan dampak konflik.

Menurut angka Dewan Keamanan Nasional Israel (NSC), total 8.371 pengungsi Yahudi Ukraina tiba di ‘Israel’ antara 24 Februari dan 8 April.

Di sisi lain, 12.593 orang Rusia datang sebagai imigran pada periode yang sama — peningkatan besar dari 7.700 orang Rusia yang mendarat di ‘Israel’ sepanjang tahun 2021.

Di antara para pengungsi Ukraina, 4.750 orang diberi izin khusus untuk terbang ke ‘Israel’ bahkan sebelum mereka menyelesaikan Aliyah, sebuah proses yang bisa memakan waktu berminggu-minggu.

Orang-orang Yahudi Rusia belum ditawari konsesi yang sama. Namun, mereka telah menemukan cara pintas dengan terbang ke ‘Israel’ dengan visa turis dan memulai proses pengajuan kewarganegaraan begitu mereka berada di sana. Sebagian besar orang Rusia telah tiba di ‘Israel’ dengan visa turis seperti ini sejak konflik dimulai pada 24 Februari.

Satu juta orang Rusia tinggalkan negaranya

Sejak awal operasi militer Putin di Ukraina, sejumlah besar orang Rusia telah meninggalkan negara itu — eksodus Rusia terbesar dalam sejarah modern.

Tidak seperti orang Ukraina melarikan diri dari kehancuran yang disebabkan oleh roket dan rudal, orang Rusia meninggalkan negara mereka karena alasan lain. Beberapa dari mereka mengatakan menolak tindakan militer Rusia terhadap Ukraina, sementara yang lain mengeluh bahwa sanksi ekonomi yang melumpuhkan yang dijatuhkan oleh AS, Uni Eropa dan negara-negara lain telah mempengaruhi pekerjaan mereka, karena perusahaan-perusahaan internasional telah menghentikan operasi mereka di Rusia.

Beberapa laporan menunjukkan bahwa sekitar satu juta orang Rusia telah melarikan diri ke negara-negara yang tidak memerlukan visa untuk orang Rusia, seperti Georgia dan Armenia, lansir TRT World pada Rabu (13/04/2022).

Beberapa tujuan imigrasi populer lainnya termasuk negara bagian Turki seperti Türkiye dan Azerbaijan. Dubai, Yunani, Bulgaria, Serbia, dan bahkan Amerika Latin juga telah menerima sejumlah besar pengungsi Rusia.

Tidak seperti Rusia, Eksodus Yahudi Ukraina melambat

Sementara itu, jumlah Yahudi Ukraina yang terbang ke ‘Israel’ telah menurun dalam beberapa pekan terakhir terbukti dari penurunan jumlah orang yang tinggal di tempat penampungan di Ukraina, Polandia dan negara-negara tetangga lainnya yang dijalankan oleh Jewish Agency, sebuah badan zionis ‘Israel’ yang membantu dengan upaya imigrasi.

Kementerian dalam negeri ‘Israel’ mengumumkan pada awal Maret bahwa hanya “halachic” Yahudi Ukraina – mereka yang lahir dari ibu Yahudi – yang akan diterima di negara itu.

Di bawah hukum Zionis, orang Yahudi yang ingin berimigrasi ke ‘Israel’ diminta untuk membawa keluarga mereka jika mereka juga ingin mendapat manfaat dari hak kewarganegaraan. Jika mereka tetap tinggal, mereka tidak diizinkan untuk mendaftar secara terpisah nanti.

Kebijakan ini secara efektif berarti pemisahan keluarga, karena Ukraina telah melarang pria berusia antara 18 dan 60 tahun meninggalkan negara itu dan mengirim mereka ke garis depan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Perang Rusia UkrainayahudiZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu Retno Buka Suara soal G20 dan Ancaman Barat Terkait Kehadiran Rusia
Tulisan selanjutnya Serbu Kampus, Zionis ‘Israel’ Tembak 3 Pemuda dan Culik Penjaga Keamanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?