Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kepulauan Solomon Keluarkan Moratorium Izin Berlabuh Kapal Militer Asing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2022 12:57 12:57 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Agustus 2022 12:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kepulauan Solomon mengeluarkan moratorium atas semua negara yang meminta izin berlabuh bagi kapal militer mereka di negara itu.

Pengumuman dari Perdana Menteri Manasseh Sogavare itu mengemuka setelah terungkap bahwa Amerika Serikat mengeluarkan pemberitahuan perihal moratorium tersebut.

“Pada 29 Agustus, Amerika Serikat menerima pemberitahuan resmi dari pemerintah Kepulauan Solomon mengenai moratorium semua kunjungan angkatan laut, sambil menunggu pembaruan dalam prosedur protokol,” kata kedutaan AS di Canberra, Australia, dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (30/8/2022) seperti dilansir Reuters.

Pemberitahuan itu menyusul tidak ditanggapinya permintaan izin dari sebuah kapal US Coast Guard untuk berlabuh dan mengisi bahan bakar pada hari Jumat pekan lalu. Kapal itu kemudian membelokkan kemudi ke Papua New Guinea.

Sogavare mengatakan proses perizinan tertunda dan kapal telah lebih dulu meninggalkan perairan Solomon. Dia menegaskan bahwa keterlambatan itu lebih disebabkan karena informasi yang lengkap tidak dikirimkan ke kantornya tepat waktu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perdana menteri menggunakan insiden itu sebagai pembenaran untuk moratorium.

“Sampai saat ini kami telah meminta kepada para mitra agar memberikan waktu kepada kami untuk mengkaji ulang dan membenahi prosedur baru kami sebelum mengirimkan permintaan agar armada militer dapat memasuki negara ini,”  kata Sogavare, saat menyambut kedatangan sebuah kapal rumah sakit militer AS di Honiara hari Selasa malam.

“Begitu mekanisme barunya sudah siap, kami akan memberitahukan kepada Anda semua. Kami berharap proses baru menjadi lebih lancar dan tepat waktu.”

Kapal rumah sakit angkatan laut AS Mercy berlabuh di Honiara pada hari Senin untuk misi selama dua pekan.

“Kapal Angkatan Laut AS Mercy menerima izin diplomatik sebelum moratorium diterapkan. Kami akan terus memantau situasi dengan seksama,” kata pernyataan kedutaan AS.

Belakangan ini Kepulauan Solomon tampak menjalin kerja sama dan hubungan yang lebih akrab dengan China, situasi yang tidak diharapkan oleh Amerika Serikat, Australia dan sekutu mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatHoniarakapal militerKepulauan Solomon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BUMN jabatan generasi muda muslim Pemerintah Wacanakan Cabut Subsidi BBM, Anwar Abbas Beri Sentilan: Mending Tutup Kebocoran APBN
Tulisan selanjutnya UU Sisdiknas Pesantren Rancangan Perubahan UU Sisdiknas yang Sebut Hanya Pesantren Ajarkan Kitab Kuning Harus Dikoreksi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?