Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mencurigakan, RS di China Penuh Laporan Kematian Covid-19 Nyaris Nihil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Desember 2022 16:48 4:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Desember 2022 16:48
Bagikan
Polusi udara di Beijing, China
Bagikan

Hidayatullah.com– Rumah sakit di China tampaknya dipenuhi pasien Covid-19 di tengah gelombang baru coronavirus yang melanda negara itu, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Namun, anehnya beberapa pekan belakangan tidak satupun kematian Covid-19 dilaporkan oleh pemerintah China.

Kepala kedaruratan WHO Dr mengatakan ruang perawatan intensif tampak sangat sibuk meskipun para pejabat mengatakan infeksi Covid-19 di China “relatif rendah”.

Sejak 2020, China memberlakukan pembatasan kesehatan yang sangat ketat sebagai bagian dari kebijakan nol Covid. Namun, pemerintah mengakhiri sebagian besar pembatasan tersebut dua pekan lalu, setelah aksi protes merebak di sejumlah daerah, termasuk di pabrik pembuatan iPhone terbesar Foxconn.

Meski kasus infeksi di lapangan tampak meningkat, angka resmi menunjukkan hanya lima orang meninggal akibat Covid pada Selasa dan dua pada hari Senin. Tidak ada yang meninggal karena Covid pada hari Rabu (21/12/2022), menurut data resmi pemerintah.

Oleh karena itu, Dr Ryan mendesak China untuk memberikan informasi yang lebih akurat perihal penyebaran Covid-19.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbicara dalam konferensi pers mingguan di Jenewa, pimpinan WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dia “sangat prihatin dengan situasi yang berkembang di China”. 

Dia meminta data spesifik tentang tingkat keparahan penyakit, jumlah kedatangan pasien rumah sakit dan perawatan intensif.

Dr Ryan menegaskan bahwa vaksinasi merupakan jalan keluar dari wabah coronavirus, lansir BBC Kamis (22/12/2022).

Komentarnya itu dikemukakan ketika pemerintah Jerman mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka telah mengirimkan gelombang pertama vaksin Covid-19 buatan BioNTech ke China. Vaksin Jerman itu pada awalnya akan diberikan kepada para ekspatriat di China, yang diperkirakan sekitar 20.000 orang.

Itu adalah vaksin Covid-19 asing pertama yang dikirim ke China.

Bulan lalu saat berkunjung ke Beijing, Kanselir Olaf Scholz mendesak agar vaksin itu juga tersedia secara gratis bagi warga negara China.

China mengembangkan dan memproduksi sejumlah vaksin coronavirus sendiri, yang sejauh ini menunjukkan kurang efektif dalam melindungi orang dari infeksi serius dan kematian Covid dibandingkan vaksin mRNA yang digunakan di sebagian besar negara lain di dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinacoronaviruscovid-19KematianWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Palestina Memuji Qatar telah Menggunakan Ajang Piala Dunia untuk Mendukung Perjuanganya
Tulisan selanjutnya Presiden Chile palestina Disebut Sebagai Orang yang Sangat Anti Israel, Presiden Chile akan Mendirikan Kedubes di Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa

Berita
23 Juni 2026 22:31
Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS

Terbaru

  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah
  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?