Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jelang Persidangan, Pria Turki Tersangka Pembunuhan 3 Aktivis Kurdi Meninggal di Paris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Desember 2016 06:05 6:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Desember 2016 06:05
Bagikan
Orang-orang turun ke jalan pada 11 januari 2014 mengenang pembunuhan 3 wanita aktivis Kurdi di Paris setahun sebelumnya.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria berkewarganegaraan Turki Omer Guney meninggal di sebuah rumah sakit di Paris hari Sabtu (17/12/2016) karena sakit otak, satu bulan menjelang persidangan kasus pembunuhan yang didakwakan kepadanya digelar.

Guney adalah satu-satunya tersangka pembunuhan tahun 2013, yang mana tiga wanita aktivis Kurdi ditemukan tewas ditembak di sebuah kawasan di ibukota Prancis.

Ketiga korban tersebut adalah Fidan Dogan (28), Leyla Soylemez (24) dan Sakine Cansiz salah seorang pendiri Partai Pekerja Kurdistan (PKK). Mayat ketiga perempuan itu ditemukan di kantor Pusat Informasi Kurdi yang terletak di Distrik Ke-10, Paris.

Guney membantah terlibat dalam pembunuhan itu, meskipun otoritas Prancis mengatakan bahwa mereka memiliki rekaman kamera pengawas yang menunjukkan pria Turki itu memasuki tempat kejadian perkara, berikut bukti DNA dari jaketnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejumlah sumber mengatakan kepada kantor berita Prancis AFP bahwa Guney adalah seorang berkebangsaan Turki yang ditugaskan menginfiltrasi PKK guna memata-matai kelompok itu. PKK adalah organisasi orang-orang Kurdi di Turki yang dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah Ankara dan Amerika Serikat.

Pihak penyidik Prancis juga mengatakan bahwa mereka mencurigai MIT, badan telik sandi Turki, terlibat dalam pembunuhan para aktivis Kurdi di Prancis tersebut. Sebuah tuduhan yang dibantah oleh Ankara.

Belakangan ini ketegangan semakin meningkat antara pemerintah Ankara dan PKK, yang dituding pemerintah Turki berada di balik sejumlah serangan bom mematikan di beberapa daerah di Turki bulan-bulan terakhir, termasuk bom bunuh diri di dekat sebuah stadion di kota Istanbul yang menewaskan sedikitnya 44 orang beberapa hari lalu. Sebuah kelompok pecahan PKK mengklaim sebagai pelakunya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eks Presiden Cabul Israel Moshe Katsav Dibebaskan Bersyarat
Tulisan selanjutnya Lima Rumah Sakit Menjadi Debu, Jurnalis Amerika di Aleppo Layangkan “Surat Terbuka”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?