Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Amnesty Internasional: 13 Ribu Warga Suriah Digantung di Penjara Sejak 2011

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Februari 2017 15:17 3:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Februari 2017 15:04
Bagikan
Rezim Bashar melakukan ‘kebijakan pemusnahan‘ dengan menyiksa tahanan berulangkali serta tidak menyediakan makanan, minuman dan obat-obatan
Bagikan

Hidayatullah.com— Temuan terbaru lembaga perlindungan hak asasi manusia Amnesty International (AI) menunjukkan adanya  eksekusi secara massal dengan cara digantung di sebuah penjara di Suriah.

Laporan Amnesty International (AI) berjudul “Pembantaian Manusia: Eksekusi Gantung Massal  dan Pemusnahan di penjara Saydnaya” didasarkan pada wawancara dengan 84 saksi, termasuk penjaga, tahanan, dan hakim.

Aksi kekejaman ini dilakukan setiap pekan di Penjara Saydnaya antara September 2011 hingga Desember 2015.

Dalam laporan AI itu disebutkan, setidaknya seminggu sekali antara tahun 2011 dan 2015, hingga 50 orang dibawa keluar dari sel penjara mereka dan menjadi korban kesewenang-wenangan: dipukuli, kemudian digantung “di tengah malam dan dalam kerahasiaan total.”

Horor Penjara Rezim Assad: Wawancara Sahabat Suriah dengan bekas Tawanan

“Sepanjang proses ini, para korban ditutup matanya. Mereka tidak tahu kapan atau bagaimana mereka akan mati sampai jerat tali dipasang di leher mereka,” demikian tulis laporan itu.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Sebelum dieksekusi, para tahanan dibawa ke ‘pengadilan militer lapangan’ di Distrik Qaboun, Kota Damaskus, untuk “menghadiri pengadilan” yang berlangsung antara satu hingga tiga menit.

Laporan Amnesti Internasional  menemukan fakta mengejutkan, 18.000 orang dilaporkan meninggal dunia di penjara-penjara kejam di Suriah sepanjang 2011-2015

Organisasi HAM itu mengatakan tidak ada alasan untuk percaya eksekusi itu telah dihentikan.

Mereka tidak tahu akan digantung sampai tali gantungan dililit pada leher mereka. Ketika mereka digiring secara berkelompok sampai 50 orang, mereka diberitahu akan dipindahkan ke penjara lainnya. Beberapa yang berada di “ruang eksekusi” masih menyimpan harapan mereka akan dibebaskan dan diselamatkan dari penyiksaan keji, kekerasan seksual, kelaparan dan penghinaan.

371 Pengungsi Palestina Disiksa di Penjara Rezim Suriah

Menurut Amnesty Internasional, dari minggu ke minggu rutinitas eksekusi keji dilakukan di penjara itu yang terletak 30 kilometer dari ibukota Damaskus dan sejak awal menjadi tempat pergolakan menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Presiden Suriah ini bersama rezim di Damaskus adalah penyebab utama pecahnya perang yang dimulai 2011. Rakyat yang tak puas atas kepemimpinannya 4 tahun silam menggelar berbagai aksi protes yang dijawab dengan tembakan peluru tajam. Sumbu peledak perang adalah tewasnya beberapa remaja yang menggambar grafiti anti Assad di tahanan aparat keamanan.

Sebagian besar korban adalah warga sipil yang diyakini menentang pemerintahan Presiden Suriah, Bashar al-Assad.

“Mereka terus  (tergantung) di sana selama 10 sampai 15 menit,”  ujar mantan hakim yang menyaksikan eksekusi tersebut dikutip DW.

“Bagi orang-orang muda, berat badan mereka tidak akan membunuh mereka. Maka petugas “akan menarik mereka turun dan mengistirahatkan leher mereka,” katanya.

Amnesty International mengatakan, eksekusi massal merupakan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Kemungkinan besar praktik ini masih berlangsung.*

 

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amnesty internasionalbashar al assadEksekusi Gantung MassalPembantaian Manusiapenjara Saydnayapenyiksaan di penjara Suriahpenyiksaan tahahananRevolusi Suriahtawanan digantung
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Inggris, Lancarkan Kampanye ‘Buka Pintu Masjid’
Tulisan selanjutnya Verifikasi Media dan Urgensi Kepedulian Umat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?