Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Warga Ghouta Ejek Gencatan Senjata, Hilang Kepercayaan pada Bashar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Maret 2018 09:27 9:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Maret 2018 09:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Warga Ghouta Timur Suriah “mengejek” sebuah gencatan senjata, karena bombardir oleh Rezim Suriah dan sekutu utama mereka, Rusia masih terus berlanjut sampai saat ini, demikian menurut para dokter dan aktivis lokal dikutip Aljazeera.

Serangan yang terus berlanjut dan pemboman di Ghouta Timur, sebuah wilayah yang dikendalikan oleh sebuah kelompok yang didukung oleh pemerintah di Damaskus, kemarin menyebabkan lima warga sipil, termasuk anak-anak yang terbunuh.

“Warga Ghouta Timur mengolok-olok berita tentang koridor aman (untuk evakuasi warga Ghouta Timur yang tetap dibombardir), mereka tidak mempercayainya sedetikpun. Mereka telah kehilangan semua kepercayaan dan kredibilitas rezim, terutama karena serangan tersebut tidak juga berhenti,” ungkap aktivis kemanusiaan Abdelmalik Aboud di Kota Douma kepada Aljazeera, Kamis (01/03/2018).

Minggu lalu, DK PBB di mana Rusia juga merupakan negara anggota tetap, mengeluarkan sebuah resolusi yang menyerukan gencatan senjata 30 hari di Suriah.

Gencatan senjata bertujuan untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan dan medis dikirim ke yang paling parah terkena dampak perang sipil.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Hari Selasa, Rusia, yang juga terlibat dalam perang sipil di Suriah, mengatakan bahwa gencatan senjata hanya diadakan lima jam sehari dan memberikan sebuah koridor evakuasi untuk memberi penduduk desa meninggalkan Ghouta Timur.

Baca: Iran: Serangan di Pinggiran Kota Damaskus akan Terus Berlanjut

Namun, warga mengatakan gencatan senjata dan koridor evakuasi tidak pernah ada, bahkan pesawat Rusia dan Rezim Assad terus membom Ghouta Timur. Resolusi gencatan senjata yang disepakati 15 negara, termasuk Rusia, justri dilanggar hanya beberapa jam setelah disahkan.

“Pemboman itu tidak pernah berhenti. Rezim Suriah tidak mematuhi resolusi gencatan senjata PBB. Pelanggaran resolusi berlaku 24 jam sehari, “kata Abdelmalik.

Bahkan, katanya, warga selalu berhati-hati saat berada di daerah terbuka karena mereka tidak mempercayai gencatan senjata.

“Ada orang yang terbunuh saat gencatan senjata diumumkan. Kapal perang Rezim Assad dan Rusia selalu di udara, siang atau malam hari.

Baca: Hujan Bom di Ghouta Timur, Korban Sudah Lebih 500 Orang

Padahal menurut resolusi, warga bisa meninggalkan rumah mereka, membeli makanan dan minuman, sementara bantuan kemanusiaan diperbolehkan. Tapi itu tidak terjadi.

Ghouta Timur sendiri sampai sekarang masih berada di bawah kendali kelompok pejuang pembebasan sejak 2013, dua tahun setelah sebuah perlawanan yang menyerukan lengsernya rezim Asad digelar di Suriah pada Maret 2011.

Ketika rezim menghadapi perlawanan warga dengan kekerasan, penduduk setempat dan tentara pembelot memutuskan untuk mengangkat senjata dan berhasil menguasai wilayah-wilayah besar di seluruh negeri.

Namun karena intervensi Rusia dan Iran sejak akhir September  2015, pasukan Asad berhasil merebut kembali sebagian besar wilayah tersebut. Namun Ghouta Timur tetap menjadi salah satu basis kubu oposisi bersenjata yang masih dikuasai kelompok pejuang.

Ghouta adalah kawasan subur dan pusat pertanian. Kota seluas 370 km persegi ini memiliki populasi 2011 sebanyak 1,2 juta orang. Saat ini populasinya sekitar 300 ribu, banyak di antaranya pengungsi dari kawasan lain Suriah. Ghouta termasuk basis pejuang pembebasan Suriah yang telah dikepung rezim keji sejak 2012.

Berjarak hanya 13 km di timur laut Damaskus,  kawasan Bumi Syam ini disebut oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi sallam dalam beberapa hadits sahih  Abu Dawud, At-Tirmidzi adalah tempat berkumpulnya  kaum Muslimin terbaik suatu saat nanti.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadgencatan senjataGhouta Timurirankelompok oposisikoridor evakuasiPejuang PembebasanPerang SipilResolusi PBBrusiasuriahsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PPI Dunia Gelar Simposium Kawasan Timur Tengah-Afrika di Pakistan
Tulisan selanjutnya Kegiatan KPPU sempat Terhenti karena Kekosongan Komisioner Disayangkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Berita
12 Juli 2026 17:17
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?