Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kecaman Keras LKM Menanggapi Erotisme Di Televisi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Mei 2003 09:00 9:00 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Mei 2003 09:00
Bagikan
Bagikan

Lembaga Konsumen Media (LKM), sebuah lembaga pengawas media massa asal Surabaya Jawa Timur, kemarin mengeluarkan sikap kerasnya sehubungan dengan berbagai liputan media massa, terutama televisi yang begitu gencar membela para penyanyi erotisme yang belakangan menjadi polemik banyak orang. Melalui press release-nya yang dikirim ke redaksi Hidayatullah.com tanggal 5, kemarin, Direktur LKM, Syirikit Syah menyampaikan 11 poin yang berisi saran, kritik dan kecaman. LKM menganggap semua suara pembenar (kelompok pro-erotisme) sebagai mana dimuat dibeberapa televisi belum tentu menyuarakan suara mayoritas rakyat Indonesia. Sejumlah besar konsumen media, menurut LKM, tidaklah terwakili suaranya. LKM juga menganggap soal selera yang selama ini dijadikan media sebagai alasan dikampanyekannya erotisme adalah persoalan pribadi; sedangkan norma agama, hukum, kepatutan, dan nilai-nilai lain yang tumbuh di masyarakat adalah persoalan publik yang sudah diakui dan di sepakati bersama. Menurut Syirikit, secara agama –setidaknya Islam–, goyangan erotisme para penyayi dangdut yang belakangan ditiru banyak penyanyi dangdut lainnya, jelas telah melanggar batas . Sebab, secara norma adat istiadat dan kepatutan, bangsa Indonesia menganggap tidak sopan, pantat atau pinggul di suguhkan di muka penonton. Syirikit juga menambahkan, ada banyak hal yang lebi tabu seperti tindakan korupsi oleh pejabat, namun kesalahan yang lain tak membuat kesalahan yang satu dianggap tidak apa-apa, yang perlu mendapatkan perhatian lebih. LKM memandang tidak relevan tudingan-tudingan terhadap para penolak goyang erotis dengan sebutan pelanggar HAM, pelanggar hak ekonomi, penindasan kaum marginal, melakukan kekerasan terhadap perempuan, memasung kebebasan berekspresi, ataupun alasan penganiayaan secara psikologis. Sebab kenyataannya, tidak ada hak asasi penyanyi erotis yang dilanggar, apalagi penyanyi xxx (asal Pasuruan Jatim). Tanpa goyang di televisi ekonominya tidak terancam. Syirikit menganggap banyak kelompok marginal yang lebih patut diperjuangkan, yang jeritannya tidak kita dengar (TV). Menanggapi goyang erotisme yang belakangan dipandang sebagai kebebasan berekspresi, Syirikit memandang kebebasan juga ada batasnya. Menurutnya, bila tidak dibatasi, adegan cium, adegan ranjang, perempuan setengah telanjang akan marak di televisi kita, termasuk caci maki antara tokoh agama politik, dan etnis yang berbeda atas nama kebebasan berekspresi. Inul sama sekali bukan korban penganiayaan psikologis. LKM meminta semua, terutama televisi mau menghormati hukum. Sebab tayangan goyang erotisme di televisi dapat dianggap melanggar UU Penyiaran Pasal 35ayat 1,3, 5, 6. Dalam pernyataannya, LKM mengajak semua tokoh elit yang dipercaya media massa dan dipercaya publik untuk tidak ikut arus tereksploitasi oleh pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari konflik ini,dan lebih mencurahkan perhatian kepada hal-hal yang lebih signifikan bagi kemaslahatan rakyat Indonesia. Dalam pesan terakhirnya, LKM uga mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa; kebenaran tidak ditentukan oleh jumlah besar pendukung atau nama-nama besar pendukung. (Sebagaimana halnya media televisi yang belakangan telah memaksakan kehendak dengan mewawancarai para pendukurng erotisme), Sirikit juga meminta, agar kesenian hendaknya tidak tunduk pada kapitalisme berwajah industri televisi swasta. (Cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lima Dasar Pandangan Barat Yang Berbahaya
Tulisan selanjutnya MILF-Filipina Gagal Berunding

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Berita
8 Juni 2026 17:20
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?