Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Korban Tanjung Priok Mengaku Ditelanjangi Saat Diperiksa oleh Kowad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 November 2003 09:30 9:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2003 09:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengakuan ini disampaikan Aminatun dalam persidangan perkara pelanggaran hak asasi manusia berat Tanjung Priok dengan terdakwa Mayor Jenderal (Purn) RA Butar Butar, mantan Komandan Kodim Jakarta Utara, Rabu (19/11). Dalam kesaksiannya, Aminatun mengatakan merasa sangat terhina karena dengan alasan pemeriksaan, Kowad memaksanya untuk telanjang. “Kenapa saya harus telanjang ketika diperiksa, semua yang ditangkap juga disuruh telanjang. Akan tetapi, waktu itu hanya saya sendiri perempuan ditempatkan di sebuah kamar,” cerita Aminatun yang mengaku pernah melihat Butar Butar ketika ditawari islah, ujarnya seperti dipetik Kompas. Bukan hanya itu, sebelum disuruh telanjang, seorang anggota Kowad menggunting kerudung yang dipakainya. Selain disuruh telanjang, Aminatun juga mengaku pernah ditampar oleh seorang anggota Kowad karena takut menjawab rentetan pertanyaan yang diajukan kepadanya. “Di Guntur (Markas Pomdam Jaya) itu, saya juga diinterogasi dan diteror. Setiap hari saya hanya ditanya kenapa ikut pengajian dan ditanya kenapa memakai jilbab sehingga saya stres berat. Saya juga tidak dikasih sikat gigi sehingga mulut saya bau,” kata Aminatun yang mengaku 45 hari tidak sikat gigi. Setelah mengalami penyiksaan selama menjadi tahanan, Aminatun sempat mengalami gangguan jiwa sehingga harus dirawat di Rumah Sakit Islam selama sepuluh hari. Hingga kini, Aminatun masih sering mengalami sakit kepala hingga dua hari berturut-turut. “Saya jadi suka lupa dan kalau sakit kepala bisa sampai lebih dari satu hari,” ujar Aminatun. Sebagai komandan militer, Butar Butar didakwa melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat, yakni kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan warga Tanjung Priok. Selain kesaksian Aminatun, persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Cicut Sutiarso juga mendengarkan kesaksian korban Tanjung Priok lainnya, Endri. Ia merupakan salah satu korban Tanjung Priok yang mau islah dengan tentara. Sidang berikutnya akan dilanjutkan Rabu (3/12) mendatang dengan menghadirkan saksi yang lainnya. (kcm)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biri-Biri Australia Dicemari Makan Daging Babi
Tulisan selanjutnya Islamfobia Merebak di Perancis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?