Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

DPR Temukan TKW yang diperjuabelikan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Februari 2005 12:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tenaga Kerja Wanita (TKW) diperjualbelikan berbagai pihak tanpa mengindahkan prinsip-prinsip ketatanegaraan Kerajaan Arab Saudi. “Dalam kaitan itu, hari ini saya mengirim surat kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk meminta fatwa tentang pengiriman TKW ke Arab Saudi. Padahal, di Arab Saudi yang mengetrapkan hukum Islam, melarang seorang wanita bepergian tanpa ada muhrimnya,” kata Wakil Ketua DPR, H. Zaenal Ma’arif, yang juga Ketua Pengawas Haji DPR RI, di Jakarta, Selasa, (1/2) kemarin..

Dalam surat itu DPR menjelaskan telah menemukan fakta-fakta yang menyesakkan dada menyangkut nasib para TKW asal Indonesia. “Kamiu menemukan fenomena yang mengharukan, menyedihkan, menyesakkan dada saat mendengar dan menyaksikan permasahan-permasalahn TKW Indonesia di Arab Saudi, “ ujar Zaenal Ma’arif.

Ia menjelaskan, TKW Indonesia di Arab Saudi ditempatkan oleh PJTKI terkadang tanpa diketahui oleh KBRI.

“Sehingga sering kita dengar dan saksikan penderitaan, penganiayaan bahkan terakhir terdengar mereka dijualbelikan secara paksa untuk melayani nafsu sex berbagai pihak, tanpa mengindahkan prinsip-prinsip ketatanegaran yang diatur negara Arab Saudi.”

Zaenal mengatakan, fatwa dari MUI diperlukan untuk menyikapi makin maraknya pengiriman TKW ke negara Arab Saudi, khususnya dan Timur Tengah pada umumnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Zaenal menyatakan prihatin, bahwa TKW-TKW yang dijadikan budak nafsu itu terjual dengan harga 50 real atau setara Rp 125.000 untuk sekali pelayanan. “Ini benar-benar sangat menyedihkan dan menampar harkat dan martabat bangsa.”

Bahkan, katanya, sering dilaporkan TKW-TKW itu dianiaya dan tidak dibayar sepeserpun. “Ada yang datang ke saya dengan tangan patah dua.”

Jika ada fatwa dari MUI, menurut Zaenal, pihaknya bisa bertindak. Persoalan TKW menurutnya perlu solusi dari pemerintah.

Wakil Ketua DPR juga berjanji akan membawa persoalan ini ke sidang paripurna, di samping hal-hal yang berkaitan dengan temuan dan saran Pengawas Haji DPR RI.

Tahun 2003 lalu, Indonesia pernah dikejutkan adanya 100 TKW Indonesi yang ditahan di penjara di Arab Saudi. Di Arab Saudi, para penjaja seks asal Indonesia ini terkenal tidak berharga super murah. Bagi mereka yang ingin menyalurkan hasrat biologisnya dengan cepat, cukup menyediakan dana 50 real. Saking murahnya tubuh wanita Indonesia, di Arab Saudi, mucul istilah abu khomsin atau wanita yang hanya seharga 50 real untuk sekali pakai.(sbyn/hid/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uang Penjualan Minyak Iraq Raib
Tulisan selanjutnya Tsunami dan Spontanitas Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?