Hidayatullah.com–Din Syamsuddin, berhasil meraih suara terbanyak dalam pemilihan 13 anggota Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah. Wakil Ketua PP Muhammadiyah periode 2000-2005 ini meraih 1.718 suara.
Suara kedua terbanyak haedar Nashir yang meraih 1.375 suara, kemudian Muhammad Muqoddas 1.285 suara, A. Malik Fadjar 1.277 suara, Yunahar Ilyas 1.264, Rosyad Soleh 1.209 suara dan Dahlan Rais, 1.135 suara
Din menyatakan, jagonya Sekretaris Majelis Ulama Indonesia itu didukung dari daerah Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, sejumlah provinsi di Indonesia Timur, Jawa Barat, Sumatera Barat, sebagian Jawa Tengah, serta utusan organisasi otonom.
Pemilihan Ketua Umum PP Muhammadiyah baru akan dilaksanakan Kamis 7 Juli mendatang. Ketua umum terpilih akan ditentukan oleh 13 orang anggota PP Muhammadiyah yang terpilih tadi malam.
Sebagaian pengamat menilai, kemungkinan besar Din akan terpilihg sebagai ketua umum kecuali bila yang bersangkutan mengundurkan diri atau ada keajaiban lain.
Din Syamsuddin adalah alumnus IAIN Jakarta dan mendapatkan gelar doktor dari University of California at Los Angeles (UCLA), AS. Ia adalah anak keluarga NU dan kemudian menjadi aktifis Muhammadiyah. Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Litbang Golongan Karya adalah lulusan Pondok Modern Gontor Ponorogo.
Din adalah salah satu diantara sebagaian kecil tokoh Muhammadiyah yang memiliki kapasitas keulamaan dan ilmu agama, termasuk bisa menguasai kitab-kitab klasik. Sebagian penentang gerakan liberalisme agama di Muhammamdiyah sering mengkritik Din terlalu membiarkan berkembangnya sekularisme-liberalisme kalngan muda di tubuh organisasi itu.(cha)