Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sayur Hindarkan Diri Dari Resiko Kanker

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2008 10:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menjalankan pola hidup sehat bagi sebagian masyarakat memang tidak mudah untuk menjalankannya. Namun pola hidup sehat terbukti mampu menghindarkan diri dari resiko berbagai penyakit berat seperti kanker. Pola hidup sehat diantaranya berpikir positif, pola aktivitas dengan istirahat cukup dan olahraga rutin, pola makan sehat seperti mengkonsumsi sayur buah, ikan dari laut dalam, kurangi penyedap, pewarna, pengawet makanan dan hindari alkohol dan tembakau.

Sebagian besar masyarakat masih enggan menjalankan pola hidup sehat. Hal ini bisa terlihat dari makin banyaknya jumlah penderita kanker yang datang berobat ke RSCM.

Demikian dikatakan Kepala Departemen Radioterapi RSCM, Prof. Soehartati Gondhowiardjo MD, PhD disela pemberian bantuan makanan bergizi kepada 300 orang penderita kanker dalam rangka peringatan Isra Mi'raj, kemarin.

Menurut Soehartati yang akrab dipanggil Tati, tahun 2007 jumlah penderita kanker baru di Departemen Radiologi RSCM sebanyak 1500 orang. "Nampaknya dari tahun ke tahun angkanya naik terus. Ini menunjukkan pasien penderita kanker makin banyak saja penderitanya," ujarnya.

Antisipasi makin tingginya jumlah penderita kanker sudah diingatkan oleh federasi kanker dunia. Di tahun 2025 jumlah penderita kanker membengkak menjadi 25 juta orang. Penderita terbanyak datang dari negara berkembang seperti Indonesia. "Angka ini naik hingga 5 kali lipatnya dari sekarang," sebut Tati.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Di Indonesia sendiri, tidak ada data kongkrit berapa jumlah penderita kanker. Namun ancaman meledaknya jumlah penderita kanker, dikatakan Tati, bisa digambarkan bahwa 1 dari 1000 orang adalah penderita kanker. Atau ada 200.000 kasus baru penderita kanker setiap tahunnya.

"Di radioterapi memang umumya pasien kanker berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu. Perbandingannya yang berobat ke RSCM 70 persen dari ekonomi miskin, sementara 30 persen datang dari pasien golongan mampu. Namun karena pemberlakuan di sini subsidi silang, makanya pasien kanker juga mendapat jatah Jamkesmas (Jaminan kesehatan Masyarakat," jelasnya.

Dari jumlah pasien penderita kanker di RSCM kasus tertinggi adalah penderita kanker leher rahim (serviks), kanker payudara dan kanker nasofaring (tenggorokan bagian atas). [htb/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ismail Haniya “Bergabung ke Fatah”, dan Ditangkap Hamas!
Tulisan selanjutnya Bias Berita Tentang Islam Diimpor dari AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?