Hidayatullah.com–Menteri Agama Suryadharma Ali menegaskan, di tengah kehidupan yang semakin modern, Al Quran memiliki fungsi penting sebagai solusi terhadap kompleksnya kehidupan dan inspirator untuk menggapai kehidupan lebih baik.
Hafal Al Quran merupakan nilai tambah yang luar biasa bagi umat Islam, terutama bagi penghafalnya, kata Suryadharma Ali pada sambutan pembukaan Konferensi Penghafal Al Quran se-Asia Pasifik di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (7/5).
Ia mengatakan, nilai tambah hafal akan Al Quran semakin besar jika dilanjutkan dengan pemahaman, pendalaman dan penguasaan isi kandungan, dan tafsir Al Quran. Sebab, kehidupan makin kompleks dan Al Quran punya fungsi penting sebagai solusi kompleksnya problem kehidupan.
Di dalam kitab suci Al Quran terkandung ilmu yang tak terhingga. Ilmu dan pengetahuan manusia demikian luas, namun tak lebih setetes air dibandingkan dengan ilmu Tuhan yang bagaikan samudra luas.
Sudah lebih dari 15 abad silam, Al Quran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW kemudian diseminasikan secara luas ke seluruh umat manusia, isinya penuh dengan nilai luhur ketuhanan, moralitas, etika, sejarah, dan ilmu pengetahuan. Al Quran terbukti tak lekang oleh waktu dan tak aus oleh perubahan zaman, katanya.
Untuk itu Menag mengajak umat Islam, khususnya anak didik yang masih usia sekolah, mencintai dan mempelajari, serta mengamalkan Al Quran.
Dewasa ini, kata Suryadharma Ali, ia merasa prihatin pengajian Al Quran yang dulu semarak di musala, surau, dan masjid, kini menjadi surut. Ini disebabkan kehidupan yang semakin modern. Acara tayangan televisi menjadi ancaman bagi generasi mendatang.
Untuk mengatasi hal itu dari kehidupan, menurut Menag, diperlukan strategi pendidikan yang tepat sehingga Al Quran dapat dilestarikan. Generasi mendatang dapat gemar mempelajari dan mendalami isi kandungan Al Quran. [pinmas/ant/hidayatullah.com]