Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ormas Islam Pertanyakan Bandar Wisata Aceh

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2010 21:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kalangan ormas Islam mempertanyakan program menjadikan Banda Aceh sebagai kota “Bandar Wisata Islami” menyusul banyaknya dibangun lokasi keramaian yang terindikasi dimanfaatkan kalangan remaja dan pemuda sebagai tempat berpacaran.

“Kami menerima laporan masyarakat menyebutkan aksi pelanggaran Syariat Islam semakin parah terjadi di lokasi keramaian yang disediakan oleh pemerintah, misalnya taman-taman di sekitar kota,” kata Ketua Front Pembela Islam (FPI) Aceh, Tgk Yusuf Al Qardhawy di Banda Aceh, Jumat.

Menurut dia, taman atau tempat-tempat “mejeng” yang disiapkan Pemerintah Kota Banda Aceh, misalnya sekitar bandaran Krueng Aceh itu jelas rentan terjadinya pelanggaran Syariat Islam seperti kasus khalwat (menyepi-nyepi) antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim.

Selain itu, sepanjang jalan Tgk Daud Beureueh pusat Kota Banda Aceh yang kerap dijadikan sebagai tempat kumpul kawula muda-mudi dan remaja di bawah keremangan malam sambil menikmati roti burger juga rentan pelanggaran Syariat Islam.

“Artinya, satu sisi pemerintah gencar mempromosikan Banda Aceh sebagai bandar wisata Islami, tapi di sisi lain justru memperbanyak lokasi rentan pelanggaran Syariat Islam. Atau memang saat ini sedang ada promosi `bandar wisata maksiat` di Aceh,” kata dia menjelaskan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Seharusnya, Tgk Yusuf Al Qardhawy menyarankan Pemko Banda Aceh khususnya Pemerintah Provinsi Aceh lebih serius dalam membangun daerah ini sebagai satu wilayah di Indonesia yang berkomitmen penuh dalam penegakan Syariat Islam.

Ia juga menilai pelaksanaan Syariat Islam di Aceh lebih baik sebelum terjadinya musibah tsunami (26 Desember 2004) dibanding dalam beberapa tahun terakhir.

“Itu sebuah keprihatinan kita semua. Mudah-mudahan para pemimpin Aceh menyadari terhadap kondisi hari ini tentang maraknya pelanggaran Syariat Islam, bukan dengan cara diam dan seakan-akan tidak tahu jika ada pelanggaran dilakukan rakyatnya,” kata dia.

Contoh lain yang dinilai sebagai sebuah pelanggaran Syariat Islam yakni semakin banyaknya wanita berpakaian ketat, tidak hanya di jalan-jalan tapi juga kampus-kampus di Aceh.

Rumah kecantikan (salon) yang terindikasi menyediakan Pekerja Seks Komersil (PSK) di Banda Aceh, seakan ada “pembiaran” dari pemerintah sebagai institusi yang memiliki kekekuasaan untuk melarang praktek maksiat, kata Tgk Yusuf.[ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wapres: Sertifikasi Halal Jangan Sampai Rugikan Industri
Tulisan selanjutnya Membangun Keluarga Tanpa Problem [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?