Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengamat: Sistem Pendidikan Buruk Picu Korupsi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Desember 2010 05:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengamat pendidikan IAIN Ar Raniry Darussalam Banda Aceh Fuad Mardhatillah menilai, merajalelanya korupsi di Indonesia selama ini tidak terlepas dari buruknya sistem pendidikan formal dari SD hingga SMA/sederajat.

“Pendidikan kita bagai penjara bagi anak. Membudayanya korupsi saat ini tidak lepas dari sistem pendidikan yang tidak terarah,” katanya di Banda Aceh, Selasa (21/12).

Hal itu disampaikan Fuad dalam diskusi gerakan anti-korupsi di Kantor GeRAK Aceh, yang juga rangkaian dari peresmian sekolah anti-korupsi dan investigasi.

Menurutnya, pendidikan formal diterapkan di hampir semua sekolah selama ini sama sekali tidak membentuk karakter siswa, sebagaimana tujuan pendidikan sesungguhnya.

Sistem pendidikan dianut selama ini hanya mendorong siswa mengejar nilai, sehingga timbullah bermacam praktek kecurangan yang “membudaya” sejak di bangku sekolah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Maka tidak heran sekarang kalau kejujuran sudah menjadi barang langka, karena pendidikan kita tidak mendidik anak untuk berlaku jujur,” kata dosen ilmu filsafat IAIN Ar Raniry itu.

Sistem dianut sekolah formal saat ini juga tidak memberi ruang kritis, demokrasi, serta kreativitas bagi anak didik, sehingga jika ada siswa yang berseberang pendapat dengan guru langsung disalahkan.

Menurut Fuad, tidak terbentuknya karakter siswa selama menempuh pendidikan di sekolah berpengaruh kepada kehidupannya, sehingga mereka sering salah arah akibat labilnya moral.

Oleh karena itu, sekolah formal dinilai perlu mereformasi sistemnya pendidikannya, agar sesuai dengan titah sesungguhnya, yakni membentuk karakter dan moral anak bangsa.

Sementara itu, sosiolog dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh Saifuddin Bantasyam, SH, MA, menyatakan, untuk memberantas korupsi di Indonesia, selain dibutuhkan reformasi birokrasi juga perlu mereformasi kultur masyarakat agar anti-korupsi.

“Ada tiga hal yang harus diperhatikan untuk melihat suksesnya hukum, satu Undang-Undang, dua sistem pemerintahan, tiga kultur masyarakat. Jadi sistem pemerintahan harus direformasi, begitu juga dengan kultur masyarakat harus diubah,” katanya.

Kultur masyarakat sekarang yang ingin semua masalah jadi instan, kerap menempuh jalan pintas bahkan dengan korupsi, seperti menyogok dan memberi suap untuk memuluskan setiap masalah. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Musda MUI Jatim Akan Dorong Penutupan Lokalisasi di Surabaya
Tulisan selanjutnya HTI: DPR Jadi Alat Legitimasi Intervensi Asing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?