Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Disadarkan Dulu, Baru Dolly Bisa Ditutup

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 13 Januari 2011 13:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Penutupan Lokalisasi Dolly tidak bisa dilakukan secara frontal. Sebab, jika hal itu dilakukan, dampak negatifnya justru akan lebih besar.  Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Surabaya, Eko Hariyanto menanggapi desakan banyak pihak agar lokalisasi pelacuran itu ditutup. “Jika Dolly ditutup secara frontal, bisa terbakar Surabaya ini,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Rabu (12/1).

Eko menuturkan, permasalahan yang ada di Lokalisasi Dolly cukup kompleks. Dolly memiliki jaringan yang cukup kuat. Bahkan, dalam jaringan itu, banyak oknum yang terlibat. Tidak hanya itu, WTS dan mucikari yang tinggal di Dolly mayoritas pendatang dari luar Surabaya yang sengaja mengais rezeki dari bisnis esek-esek itu. Apalagi, Lokalisasi Dolly lebih berkelas jika dibanding lima lokalisasi lainnya di Surabaya. 

Dari bisnis itu pula, katanya, tidak sedikit yang mendapat keuntungan. Karena itu, siapapun yang berusaha menutup Dolly, pasti akan mendapat tentangan keras dari mereka.

Kendati begitu, tidak berarti Dolly tidak bisa ditutup. Eko berkesimpulan, Dolly bisa ditutup, tapi tidak dengan cara frontal sekaligus.
 
“Mereka harus disadarkan. Hati nurani mereka harus disentuh,” paparnya.

Dinas Sosial Surabaya sendiri, katanya telah melakukan berbagai pembinaan dan penyuluhan terhadap PSK dan mucikari. Hasilnya pun diakui Eko cukup signifikan. Seperti yang terjadi di Lokalisasi Dupak Bangunsari, dulu tahun 2003 jumlah PSK dan mucikari sekitar 3000 orang, kini menyusut tinggal 125 orang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Di Dupak Bangunsari sekarang tersisa tinggal satu gang, satu RT,” katanya. Penyusutan jumlah itu, kata Eko berkat pembinaan mental spiritual dan skil para PSK. Dinsos secara rutin mengadakan pengajian agama kepada para PSK. [ans/hidayatullah.com]

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saksi Terdakwa kasus Pelatihan di Aceh Beratkan Haris
Tulisan selanjutnya Ketua IGI: Tudingan SDIT Benih “Radikalisme” Berlebihan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa

Berita
8 Juni 2026 21:00
MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?