Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mulai April, Semua KRL Berhenti di Setiap Stasiun

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Maret 2011 07:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) I Jakarta mulai 1 April 2011 akan memberlakukan Singel Operation untuk kereta yang beroperasi di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi), dimana seluruh kereta api listrik (KRL) akan berhenti di setiap stasiun. Tanpa ada penyusulan.

“Perubahan ini diberlakukan semata-mata untuk mempermudah pelayanan kepada penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api,” kata Kepala Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi I, Mateta Rijalulhaq dikutip Hidayatullah.com dari laman resmi Dephub RI, Selasa.

Mateta mengimbuhkan, kebijakan tersebut dilakukan karena menyusul sejumlah keluhan dari masyarakat karena tidak bisa menggunakan kereta api ekspres disebabkan kereta api ekspres tersebut selama ini tidak berhenti di semua stasiun di mana penumpang tersebut berada. Apalagi pengguna kereta api  membutuhkan waktu yang cepat untuk sampai tempat tujuan.

Alasan lain, lanjut Mateta, adalah untuk mengurai penumpukan di stasiun pada jam-jam tertentu, yang bisa disaksikan secara langsung adalah di stasiun Tanah Abang pada jam-jam sore menjelang Magrib. Banyak penumpang yang menunggu KA Ciujung dengan jam pemberangkatan 19.10 WIB, meski pada jam-jam tersebut ada dua kali kereta api Ekspres Serpong diberangkatkan.

KRL Ekspres Serpong berangkat  dari stasiun Tanah Abang dengan tujuan stasiun Serpong yang berangkat pada18.30 WIB dan 18.45 WIB tarifnya Rp 8.000 sementara KRL Ciujung berangkat dari stasiun Tanah Abang menuju stasiun Serpong, berangkat pukul 19.10 tarifnya hanya Rp 4.500.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Salah satu alasannya adalah perbandingan harganya juga cukup signifikan tadi,

“Tapi alasan terbanyak karena KRL Ekspres Serpong tidak berhenti dimana calon pengguna akan turun di stasiun tersebut. Makanya pada jam-jam tertentu terjadi penumpukan di stasiun tersebut,” jelas Mateta.

Dengan single operation ini maka tidak ada lagi kereta api yang disusul dengan kereta api jenis lain. Karena semua kereta api akan berhenti di semua stasiun. Namun bila ada gangguan di lintasan, akan diberlakukan penyusulan dan itu pun sifatnya darurat.

Namun, sambung Mateta, konsekuensi dari perubahan operasi menjadi Single Operation tentu saja ada, yaitu pada sistem pentarifan. Pada sistem pentarifan nantinya berubah menjadi untuk tarif stasiun Jakarta (Kota)-Bogor menjadi Rp 7.000 dari sebelumnya Rp 11.000 (KA Pakuan).

Dari Jakarta (Kota)-Bekasi menjadi Rp 6000 dari sebelumnya Rp 9.000 (KA Bekasi Ekspres). Kemudian dari stasiun  Manggarai-Tanahabang-Serpong menjadi Rp 6.000 dari sebelumnya Rp 9.000 (KA Ekspres Serpong).

Adapun KRL Ciujung dari stasiun Tanah Abang – Serpong menjadi Rp 6000 dari semula Rp 5.000  dan untuk KRL Ciujung Malam dari stasiun Tanah Abang  – Serpong menjadi Rp 6.000 dari sebelumnya Rp5.500.

“Perbedaan tarif Rp 7.000 dan Rp 6.000 semata-mata karena pertimbangan jarak tempuh,’’ jelas Mateta.

Sementara untuk KRL Ekonomi, untuk tujuan Tanah Abang – Serpong maupun Jakarta (Kota)-Bogor tidak mengalami perubahan, yaitu Rp 1.500 dan Rp 2.000. Karena untuk tarif kelas ekonomi kewenangannya ada pada pemerintah

Diakui Mateta sosialisasi kebijakan Single Operation ini terbilang mepet, hanya sekitar 2 minggu. Itu pun dengan hanya dengan memasang spanduk-spanduk yang ada di setiap stasiun. Sementara yang terlihat di spanduk-spanduk yang terpasang itu hanya disebutkan perubahan sistem operasional. Tidak disosialisasikan mengenai pentarifannya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Zionis-Israel Tahan Ratusan Warga Palestina
Tulisan selanjutnya Ditekan Zionis, Facebook Hapus Laman “Intifada”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?