Hidayatullah.com–Ribuan massa penuhi Pengadilan Negeri Jakarta selatan untuk memberikan dukungan kepada Ustad Abubakar Ba’asyir yang sedang menjalani sidang terakhir dengan agenda sidang putusan dari rangkaian sidang terkait tuduhan pelatihan militer di Aceh.
Amir Wilayah Jama’ah Anshorut Tauhid (JAT) Jakarta, Firman mengatakan, massa pendukung Ba’asyir berasal dari berbagai daerah.
“Massa berasal dari jama’ah di dareah Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan ditambah dari Jakarta sendiri, ” kata Firman disela-sela sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl.Ampera Raya, Kamis pagi (16/06/2011).
Menurut Firman, massa yang berasal dari berbagai daerah itu sudah tiba jauh beberapa hari sebelum sidang berlangsung. Mereka umumnya datang dengan berkendaraan bs dan kereta api.
“Mereka sudah datang ada yang sejak Senin dan Rabu, umumnya mengendarai bis sewaan dan kereta beberapa gerbong,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak JAT sendiripun memengaku tetap “melawan” apapun keputusan dalam proses peradilan Abubakar Ba’asyir.
“Kita tetap akan melawnan, Ustad sudah mengabarkan akan mengajukan banding,” ujar Firman.
Sikap ini Ba’asyir dan JAT, karena JAT menilai keputusan ini sarat konspirasi untuk menjerat Ba’asyir.
“Kita anggap ini sidang rekayasa, kita tidak akan berdiam diri melihat semua ini, ” tukas Firman.
Saat ini, sidang terhadap Ba’asyir masih berlangsung dengan pemaparan hasil pemeriksaan saksi-saksi. Sementara itu, di dalam dan di luar pengadilan aparat keamanan melakukan pengamanan super ketat dari biasanya.
Diperkirakan ada 3.831 personil pasukan pengamanan yang terdiri dari 2.886 personil Polda Metro Jaya, 395 personil TNI, dan 550 personil Mabes Polri (di lokasi pengadilan), termasuk kendaraan taktis dan penembak jitu (sniper).
Sebelumnya, kehadiran Ba’asyir disambut takbir yang menggema dari ribuan pendukungnya di halaman Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ba’asyir hadir sekitar pukul 08.30 WIB dengan pengawalann satu unit Baracuda dan voorijder.*
Foto: kcm