Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Cegah Kerusuhan Meluas, Polda Sulselbar Kirim Pasukan ke Ambon

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 September 2011 05:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Petugas keamanan di Ambon, Maluku ditambah untuk meredam kerusuhan agar tak meluas. Untuk itu sebanyak dua kompi pasukan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Barat atau Sulselbar dikirim ke Ambon.

Seperti dikutip liputan6.com, keberangkatan pasukan dilepas Wakil Kepala Polda Sulselbar Brigadir Jenderal Polisi Syahrul Mamma di halaman Markas Brimob Polda Sulselbar di Banta-Bantaeng Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (11/09/2011) pukul 22.00 WIT. Isak tangis dan salam-salaman sejumlah keluarga anggota Brimob Polda Sulselbar mengiringi kepergian pasukan.

Pasukan berangkat menggunakan pesawat Hercules milik Angkatan Udara. Syahrul meminta kepada semua anggota Brimob yang berangkat senantiasa menjaga kekompakan. Namun belum mengetahui persis tugas apa yang dilakukan anggota saat tiba di Ambon.

Mencekam

Seperti diketahui,  kericuhan pecah di Ambon, Maluku, sejak Ahad (11/09/2011) dan berulang pada Senin (12/9) dini hari. Kericuhan itu bahkan meluas ke kawasan Mardika, Ambon. Kerusuhan pertama terjadi sejak Ahad (11/09/2011) siang.   Dua kubu warga saling serang. Sejumlah kendaraan dibakar massa. Akibatnya, londisi Kota Ambon berubah jadi mencekam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kerusuhan diduga akibat ketidakpuasan warga terhadap polisidalam menangani kasus terbunuhnya warga bernama Darkin Saimen (sumber lain menyebut nama Darvin, red). Lelaki yang berprofesi sebagai tukang ojek tersebut diberitakan tewas saat mengantar penumpang di kawasan Gunung Nona.

Amuk massa terjadi sesaat setelah mereka mengebumikan Darkin. Massa yang emosi menghentikan dan melempari kendaraan yang melintas di kawasan Waehaong. Kapolres Pulau Ambon Ajun Komisaris Besar Polisi Joko Susilo tak mampu menenangkan massa.

Kerusuhan pecah di sejumlah titik di pusat Kota Ambon, di antaranya kawasan Mangga Dua, kawasan Tugu Trikora, Jalan JB Sitanala, kawasan Waringin, Kota Ambon.

Sebagaimana dikutip Media Indonesia (MI), dua korban tewas di RSUD dr. Haulussy dan satu lagi di RSU Al-Fatah Ambon.

Menurut Kepala Bagian Humas RSUD Ambon dr Ita Sabrina, dua korban tewas tersebut
yakni Clivor Belegur, siswa kelas III SMU Negeri 12 Ambon, dan Jefri Siahaan yang mengalami luka tembak di dada dan perut.

Menurut Kepala Biro Umum dan Humas Provinsi Maluku Bakri Asyatri, seorang korban tewas bernama Sahrun Eli mengalami luka tembak di dagu.  Korban sudah dibawa pulang ke kampugnya di Kecamatan Leihit

Penyebab kematian Darkin sendiri masih belum jelas.. Desas-desus menyebut Darmin tewas dikeroyok kelompok warga lain. Darkin, menurut cerita warga, mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Nona, Kudamati, sebuah wilayah -yang dikenal sebagai daerah- Nasrani. Ia kemudian dipukuli dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
Namun Kepolisian Maluku menegaskan, kasus ini murni akibat kecelakaan lalu lintas.

Menurut Mabes Polri, kerusuhan di Ambon, Maluku, berawal dari kecelakaan di mana korban yang bernama Darkin Saimen tewas setelah menabrak pohon dan salah satu rumah warga.

“Yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit dan meninggal. Lalu ia diisukan dibunuh. Padahal ia mengalami kecelakaan,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jakarta, Ahad (11/09/2011) petang sebagaimana dikutip Liputan6.

Beberapa tahun belakangan Ambon boleh bilang tenang setelah konflik bernuansa SARA pernah terjadi tahun 1999 sampai 2002 yang telah menewaskan ribuan orang.*

Foto: Media Indonesia

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bom Afghanistan, 80 tentara AS Luka
Tulisan selanjutnya Istimewa dengan Bertambah Usia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?