Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Beta Takut untuk Kembali!

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 18 September 2011 23:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Meski rumahnya tidak terbakar, namun Daeng Longi (70) dan keluarganya terpaksa tinggal di pengungsian, di Masjid Jami’ al-Fatah, Kota Ambon.

Daeng terpaksa angkat kaki dari rumahnya di Talake Dalam –salah satu kawasan Nasrani di Ambon– sejak pekan lalu untuk menghindari amukan massa menyusul kerusuhan yang terjadi di Ambon 9/11.

Dia mengaku, sebenarnya tetangga-tetangganya yang Nasrani cukup berlaku baik. Namun, mereka meminta Daeng untuk pergi sementara guna menghindari massa yang datang dari daerah lain.

“Dong (mereka, red) memang baik, suruh kita mengungsi sementara. Tapi beta takut (masa Nasrani) yang datang dari luar,” ujar Daeng kepada hidayatullah.com.

Pascakonfik Maluku tahun 1999, Daeng dan keluarga besarnya merupakan satu-satunya keluarga Muslim yang tetap tinggal di Talake Dalam. Pria asal Bone, Sulawesi Selatan ini sudah 40 tahun tinggal di Ambon sebagai penarik becak.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dan, rumah seluas 7 x 12 meter persegi di kawasan Nasrani itulah satu-satunya benda berharga miliknya.Di tambah, di rumah itu juga tinggal lima keluarga dari anak-anaknya.

Maka sulit bagi Daeng untuk melepas rumah tersebut. “Apalagi masa konflik sekarang, toh. Harga rumah bisa ditawar murah sekali,” katanya menjelaskan.

Abdul Djalil (47), putra Daeng, sempat kembali ke rumah hari Rabu (14/11) tiga hari setelah kerusuhan untuk mengambil sejumlah kebutuhan semisal pakaian dan becak yang dipakai Daeng untuk mencari nafkah. Dia mengaku rumahnya masih utuh dan tidak ada barang yang dijarah.

Namun Daeng masih belum bisa menarik becak dalam keadaan seperti ini. Untuk makan pun, dia masih tergantung pada bantuan di pengungsian. “Beta seng (tidak) keluar (menarik becak), seng makan,” katanya yang sudah berhari-hari di pengungsian.

Bukan hanya Daeng yang mengalami hal demikian, sejumlah umat Nasrani yang tinggal di pemukiman Muslim juga banyak yang terpaksa mengungsi pascarusuh 11 September lalu.

Daeng mengaku telah mendengar imbauan dari pemerintah kota, agar para pengungsi segera kembali ke rumah mulai hari Senin 19/9, ini. “Tapi beta takut untuk kembali,” kata Daeng.

Dia berharap pemerintah bisa memberikan jalan keluar bagi keluarganya untuk pindah. Dan, rencananya, hari ini (Senin 19/9), pemerintah kota Ambon akan meninjau ke pengungsian dan berbicara dengan para pengungsi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua PBNU: Jangan Salahkan Kucingnya
Tulisan selanjutnya Mahasiswa Mesir Duduki Universitas Amerika di Kairo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?