Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ourvoice: Jangan Kambing Hitamkan Homoseks!

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 10 Juli 2012 10:11
Bagikan
Akitivis LGBT demo Anti FPI di Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com—Kalangan pegiat gay dan lesbian tersengat dengan pernyataan mantan menjadi Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Khofifah Indarparawansa. Belum lama ini, Pimpinan Pusat Muslimat Nahdhatul Ulama (NU) itu saat membahan Rancangan Undang-undang (RUU) Kesetaraan dan Keadian Gender (KKG), mengatakan bahwa homoseksual dan lesbian adalah perbuatan dosa.

Pernyataan Khofifah ini langsung mendapat reaksi kalangan lembaga pegiat homoseksual, Ourvoice. Menurut, Sri Hartoyo, Sekjen Ourvoice, RUU Kesetaraan dan Keadilan Gender pada intinya berbicara mengenai peran sosial dan keadilan gender antara laki dan perempuan dalam ranah publik. Pihaknya menolak jika kaum homo dijadikan kambing hitam.

“Jangan kambing hitamkan kaum homoseksual untuk menolak RUU Kesetaraan Gender,” ujar Hartoyo kepada hidayatullah.com, Senin, (09/07/2012) kemarin.

Hartoyo bahkan mengatakan,  RUU Keadilan dan Kesetaraan Gender (KKG) persis sama dengan Inpres tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender yang dibuat oleh Khofifah sendiri saat menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan.

“Jadi saya agak aneh, jika Ibu Khofifah menolak,” tandasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Terkait pasal 12 RUU Kesetaraan Gender yang dipermasalahkan Khofifah karena dapat memberi ruang bagi perkawinan sesama jenis, Hartoyo menyarankan untuk mendiskusikannya dengan DPR.

“Tapi jangan tiba-tiba menolak,” ujarnya.

Soal perkawinan sesama jenis ini menurut Hartoyo sangat rumit. Sebagai aktivis homoseksual, dia tidak setuju untuk mengadopsi perkawinan sesama jenis dari Barat ke Indonesia. Tapi ia juga menilai tidak selamanya konsep homoseksual selalu datang dari Barat.

“Karena perjuangan homoseksual di Indonesia berbeda dengan di Barat,” paparnya.

Lebih jauh, ia dan kelompoknya (kaum homoseksual, red) meminta semua pihak tak merasa mewakili Islam dan harus menghormati Hak Asasi Manusia (HAM).

“Tapi saya juga Muslim dan saya juga punya hak,” ujar pria yang mengaku berasal dari keluarga Muhammadiyah dan dari Aceh ini. [Baca juga: Saya Mewakili Diri Saya Sebagai Muslim dan Gay]

Seperti dikethaui, beberapa hari lalu, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengritik RUU Kesetaraan dan Keadilan Gender yang menurutnya sudah kebablasan.

Dalam pasal 12 ayat pertama RUU tersebut dinyatakan bahwa setiap orang bebas memilih pasangan hidupnya. Namun, tidak ditulis secara jelas apakan pernikahan tersebut hanya berlaku bagi pasangan beda jenis atau juga berlaku bagi pasangan sesama jenis. Khofifah menilai pernyataan tersebut rancu dan harus diperjelas.

Khofifah mengatakan bahwa ajaran Islam sudah jelas mengharamkan hubungan sesama jenis, sehingga RUU ini harus ditolak.

Larangan perbuatan homoseksual dan lesbian hanyak disebutkan dalam  al-Quran. Dalam Surat Al-A’raf:80-84 dan Surat Hud : 82-83, Allah memberi ancaman dan penghukuman sangat keras bagi mereka, khususnya di akherat. [baca; Homoseksual dan Lesbian dalam Perspektif Fikih]

Tidak hanya itu, larangan serupa juga ada dalam keyakinan Kristen.

Dalam Perjanjian Baru, Roma 1:26-27, Rasul Paulus mengingatkan, bahwa praktik homoseksual adalah sebagian dari bentuk kebejatan moral dunia kafir, di mana orang-orang Kristen sebenarnya telah dibebaskan dan disucikan oleh Kristus. Dan hukumannya adalah hukuman mati.

Dalam Imamat 20:13 berbunyi: ”Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri”.* 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama, Orang-orang Pilihan
Tulisan selanjutnya Hartoyo: “Saya Mewakili Diri Saya Sebagai Muslim dan Gay”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?