Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Adian: Agama Tak Pantas Disamakan dengan SARA

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate:
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 10 Agustus 2012 08:00
Bagikan
“Sekarang kita harus hati-hati di zaman penuh fitnah.”
Bagikan

Hidayatullah.com–Siapa yang tak kenal Adian Husaini? Seorang pria serba bisa yang dikenal kolumnis, penulis buku juga penceramah. Tapi siapa sangka, baru-baru ini, lulusan program Ph.D dari International Institute of Islamic Thought and Civilization – International Islamic University Malaysia (ISTAC-IIUM) Malaysia justru merasa khawatir saat mengisi ceramah di Masjid Istiqlal, Jakarta.

“Tema yang berat sekali,” katanya, mengawali pembicaraan.

Saat itu, panitia masjid mendaulatnya sebagai pengisi ceramah tarawih pada Kamis (09/08/2012) malam, tepat hari pertama I’tikaf Ramadhan 1433 H. Tema yang disodorkan panitia adalah “Efektifitas Dakwah dengan Media Jejaring Sosial”.

Yang membuat Adian merasa berat bukan materi dari tema itu, tapi suasananya.

“Ntar saya ngomong kena SARA, padahal saya ngomong-nya agama,” katanya. 

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Seperti diketahui, belakangan ini isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA) memang kembali mencuat di media massa. Terutama kala Si Raja Dangdut, Haji Rhoma Irama mengajak warga DKI Jakarta memilih pemimpin Muslim  beberapa waktu lalu yang disebut-sebut berbau SARA.

Inilah yang dimaksudkan Adian sebagai “suasana yang memberatkan”. Meski merasa berat, Adian tetap melanjutkan ceramahnya.

“Sekarang kita harus hati-hati  di zaman penuh fitnah,” pesannya.

Dalam ceramahnya itu, Adian menyampaikan ketidaksetujuannya jika segala sesuatu yang terkait agama langsung disebut sebagai SARA. Menurutnya, agama tidak pantas disamakan dengan suku atau ras.

“Saya nggak ngerti apa itu SARA. Saya orang Jawa, dari lahir sampai mati juga (suku) Jawa. Sedangkan iman itu pilihan. Jadi harusnya jangan digabung (suku dengan agama),” jelasnya.

Adian lalu menyampaikan usul agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) merubah istilah SARA.

“Saya takutnya da’i-da’i takut ceramah,” tambahnya.

Garis Pembeda

Malam itu selain menyikat eksistensi SARA, dalam ceramahnya Adian juga tak segan-segan menjelaskan garis pembeda antara Islam dengan non-Islam. Menurutnya, orang di luar Islam jelas sangat berbeda dengan orang Islam, itu terkait keimanan.

Adian pun menghimbau agar umat Islam tidak tertipu dengan berita di banyak media yang seakan-akan menganggap orang mukmin dengan orang kafir itu sama saja.

“Orang mukmin dengan orang kafir itu berbeda,” tegasnya.

Namun, katanya, kalau orang mukmin mengaku mukmin lantas menipu, dia tergolong munafik.

“Itu lebih buruk daripada orang kafir. Tempatnya neraka,” tambah Adian, yang sebelumnya mengatakan bahwa seburuk-buruk makhluk adalah orang kafir.

Di hadapan jamaah, Adian terus menyampaikan tausyiyah-nya seputar orang Islam dan orang kafir. Dia pun mengaku sering dibuat pusing dengan pemberitaan di media yang dinilai tidak memihak Islam.

Mungkin karena kebanyakan menyinggung perbedaan agama, Adian sempat merasa khawatir ceramahnya saat itu akan disebut menyinggung SARA juga. Kepada para jamaah, kekhawatirannya itu dilontarkan.

“Saya nggak tahu, ceramah saya SARA atau nggak. Mudah-mudahan nggak!” selorohnya.

Menurut ceramahnya, Adian mengutip al-Qur’an Surat Fushshilat ayat 33, yang berbunyi, “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah SWT …?”*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamaold migrateSARA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tri Budi: Napi Juga WNI, Butuh Bimbingan
Tulisan selanjutnya Iklan Rokok di Media, Pelanggaran Berat UU Cukai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?