Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tahapan Pendidikan Islam Tidak Boleh Salah Urut

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 19 Februari 2013 09:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para orangtua sebaiknya menjadikan anak-anaknya shalih terlebih dahulu sebelum mengarahkan untuk berprestasi (secara akademik). Orangtua harus membenahi pikirannya untuk tidak menjadikan anak berprestasi di usia dini.

“Jangan ada di kepala kita prestasi dalam kacamata modern. Belum saatnya, ” demikian tegas Budi Ashari Lc, pemerhati keluarga dan penulis buku Parenting Nabawiyah dalam “Membangun Keshalihah Anak di Tiap Tahapan Usia”, di Perumahan Bukit Permai, Cibubur, Jakarta Timur, belum lama ini.

Dalam acara yang bekerjasama dengan MT. Khairunnisa Cibubur pria yang wajahnya kerap muncul dalam program ” Khalifah” di Trans 7 ini menyebutkan bahwa dalam masyarakat yang disebut modern adalah jika menjadi spesialis, doktor, atau profesor. Padahal dalam sejarah kejayaan Islam, para ulama berprestasi tidak hanya dalam disiplin ilmu terapan, tapi juga al-Qur’an dan Sunnah.

“Benar menjadi spesialis, doktor, dan profesor hari ini adalah prestasi, tapi tidak lengkap. Ibnu Sina jadi dokter di seantero kekhalifahan saat usia 17 tahun dan sudah sangat menguasai al-Qur’an sejak dini,” ujarnya.

Ahli sejarah Islam ini menjelaskan tentang pentingnya tahapan pendidikan yang tepat. Ia mengibaratkan proses pembuatan kue, jika adonannya terbalik urutan memasukkannya maka tidak akan menjadi lezat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Bu, kalau membuat kue salah masukkan bahan akan jadi nggak? Atau  kalau sendal tertukar, bisakah ia untuk berlari? Begitulah, tidak akan menjadi istimewa jika salah urutan,” tandasnya kepada peserta.

Tahapan Pendidikan dalam Islam

Alumni Universitas Madinah ini mengutip hadist Ibnu Majah tentang tahapan dalam mendidik anak. “Jundub bin Abdillah Al Bajali berkata: Dulu kami saat bersama Nabi shalallahu ‘alaihi Wassalam masih berusia remaja, kami belajar Iman sebelum kami belajar al-Quran. Ketika kami belajar al-Quran, maka bertambahlah iman kami. Dan kalian hari ini belajar al-Quran sebelum Iman.”

Menurut Budi, Islam sangat memperhatikan urutan-urutan dalam pendidikan. Yang lebih dimulakan dalam urutan pendidikan adalah tahap iman dulu baru al-Quran.

“Islam sangat memperhatikan urutan dan tahapan. Kurikulumnya jelas, iman dahulu baru kemudian al-Qur’an. Para tabi’in dinilai turun kualitasnya oleh para sahabat karena belajar Qur’an sebelum iman. Bagaimana dengan kita hari ini? Tidak belajar iman dan tidak belajar Qur’an. Wajarlah kalau Islam belum gemilang,” jelasnya.

Lebih jauh ia menjabarkan lima urutan metode pendidikan dalam Islam. Pertama iman sebelum al-Qur’an. Kedua pendengaran sebelum penglihatan. ketiga, hati sebelum akal. Keempat, membaca sebelum menulis. Terakhir, menghapal sebelum menganalisa. .

“Itulah kunci-kunci prestasi dalam Islam,” ujarnya.*/Nunu Karlina

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kesederhanaan HAMKA
Tulisan selanjutnya Ahli Ibadah yang Tahu Kapan Allah Mengingatnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?