Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mensos Pulangkan 354 Eks WTS, Berharap Tutup Dolly Tahun Ini

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Mei 2013 08:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Dengan mengharapkan ridho Allah Subhanahu Wata’ala dan mengucapkan Bismillahirrohmanirahim, kita semua dan seluruh pimpinan yang ada di daerah ini memulangkan, mengembalikan wanita harapan untuk menggapai keridhoan Allah, membangun kehidupan yang sehat, bersih, beribadah, dan mendapatkan taufiq dan hidayah dari Allah, ” demikian ucap Menteri Sosial (Mensos) Dr Salim Segaf Aljufri  pada saat sambutan pemulangan 354 eks Wanita Tuna Susila (WTS) di Tambak Asri, Surabaya, Selasa (28/05/2013).

Dalam acara pemulangan tersebut, Mensos Salim Segaf Aljufri juga memberi bantuan sosial sebesar  Rp 1.575.300.000 (satu miliar lima ratus tujuh puluh lima juta tiga ratus ribu rupiah) yang nantinya akan diberikan kepada mereka untuk digunakan sebagai modal usaha dan transportasi pulang kampong dengan rincian, setiap orang akan mendapatkan uang sebanyak lima juta rupiah.

“Saya sangat bahagia melihat gebrakan Pemerintah Provinsi dan Kota Surabaya untuk menutup lokalisasi di Jawa Timur,” ungkap menteri asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini. Sebelumnya Salim Segaf Aljufri  juga ikut menutup tujuh lokalisasi di Banyuwangi.

Salim mengatakan, sebagai negara Islam terbesar di dunia katanya,  dirinya malu memiliki area lokalisasi prostitusi. China yang dinilai sebagai negara atheis saja tidak punya area lokalisasi begitu pun negara maju seperti Amerika.

”Kita mestinya malu memiliki lokalisasi Dolly yang menjadi terbesar di Asean,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebagai negara agamis, ia berharap lokalisasi WTS di seluruh Indonesia ditutup. Ia pun berharap 47 lokasi prostitusi yang ada di Jatim agar segera ditutup tahun ini, termasuk Dolly.

Sementara itu, Walikota Surabaya Tri Risma Harini pun ikut mengamini akan hal itu. Risma juga berharap akan menutup lokasi prostitusi Dolly pada akhir tahun 2013.

“Untuk menutup Dolly kami membutuhkan dana sekitar 10 Miliar, dan untuk lokasi prostitusi di Surabaya Barat/Jarak sekitar 3-4 Miliar,” ungkap Risma. Menurutnya Dolly sampai saat ini secara mental sudah siap untuk ditutup.

Dari data Direktorat Rehabilitasi Tuna Sosial, Mensos merilis pada tahun 2012 terdapat 41.374 WTS tersebar di 33 Provinsi Indonesia dan yang terbesar di Jatim, dengan  Jumlah WTS sebesar 7.793 yang tersebar di 47 lokalisasi prostitusi Jatim.*/Samsul Bahri

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dollyold migrateprostitusiWTS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tantangan Ibadah TKW/BMI Muslim di Hong Kong
Tulisan selanjutnya Bahasa Antara Islamisasi dan Sekularisasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?