Hidayatullah.com–Forum Umat Islam (FUI) menyayangkan sikap arogan yang ditunjukkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama dalam kasus Lurah Lenteng Agung, Susan Jasmine Zulkifli dan kasus pembongkaran Masjid Baitul Arif Jakarta Timur.
Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal FUI, Muhammad Al-Khaththath dalam konferensi pers di Restoran Bandar Al-Jazeraa, Jakarta, Kamis (03/10/2013) siang.
Dalam kasus Lurah Susan, Ahok, kata Al-Khaththath telah melecehkan aspirasi warga Kelurahan Lenteng Agung yang menginginkan agar Lurah Susan diganti.
“Ahok juga bersikap sangat tidak etis kepada Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dengan kalimat yang sangat melecehkan yakni agar Mendagri belajar kembali konstitusi,” kata Al-Khaththath.
Selain itu, sikap arogan Ahok juga tampak pada saat dipersoalkan kebijakannya melarang penyelenggaraan Shalat di Masjid Baitul Arif di bekas Komplek Perkantoran Suku Dinas Teknis di Jalan Jatinegara Barat, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Bahkan, lanjut Al-Khaththath, Ahok mengucapkan kata-kata kasar sebagaimana diberitakan media bahwa sekarang banyak orang yang mau menyerobot tanah negara dengan membangun masjid.
“Tentu ini sangat menyinggung dan menyakitkan hati umat Islam,” tandasnya.
Atas dua fakta itu, kata Al-Khaththath, sudah selayaknya Ahok meminta maaf kepada warga Lenteng Agung, Mendagri, dan umat Islam pada umumnya.
“Lebih bagus lagi sebagai bukti penyesalannya Ahok mengundurkan diri dari jabatan Wagub DKI,” demikian Al-Khaththath.*